Jumat, Juli 17, 2026
spot_img
BerandaInternasionalLangkah Inggris Ikuti Prancis: Akan Akui Palestina Jika Israel Abaikan Gencatan Senjata

Langkah Inggris Ikuti Prancis: Akan Akui Palestina Jika Israel Abaikan Gencatan Senjata

Energi Juang News, Jakarta– Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer, menyatakan bahwa pemerintahannya berencana untuk mengakui negara Palestina secara resmi pada bulan September, jika Israel tidak menyetujui gencatan senjata di Gaza.

Seperti dilansir kantor berita AFP pada Rabu (30/7/2025), pengumuman ini dilakukan setelah PM Starmer memanggil kabinetnya kembali dari masa reses untuk membahas kondisi krisis yang terus memburuk di wilayah Gaza. Pertemuan tersebut digelar guna merespons perkembangan serius yang terjadi di kawasan tersebut.

Dalam pidato resminya yang disampaikan dari Downing Street dan disiarkan secara luas, Starmer menegaskan bahwa pengakuan terhadap Palestina akan menjadi langkah penting apabila Israel tidak menunjukkan komitmen untuk menanggapi resolusi yang akan dibahas dalam Sidang Majelis Umum PBB pada September mendatang.

Starmer mengungkapkan bahwa seluruh negara harus bersatu mengakhiri kekerasan di Gaza, menyepakati gencatan senjata, serta mendukung proses perdamaian berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa harapan untuk solusi dua negara kini berada di ujung tanduk dan perlu tindakan nyata.

“Saya selalu mengatakan bahwa kami akan mengakui negara Palestina sebagai kontribusi bagi proses perdamaian yang tepat, di saat dampak maksimal bagi solusi dua negara,” kata Starmer.

“Dengan solusi yang kini terancam, inilah saatnya untuk bertindak,” imbuhnya.

Pemimpin Inggris itu juga menuntut agar Hamas segera melepaskan semua sandera, menghentikan perlawanan bersenjata, menandatangani gencatan senjata, dan tidak ikut serta dalam pemerintahan Gaza ke depan.

Sebelumnya, Prancis melalui Presiden Emmanuel Macron juga telah menyatakan niatnya untuk mengakui negara Palestina. Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial X dan Instagram pada Kamis (24/7), Macron menegaskan bahwa pengakuan itu akan disampaikan secara resmi pada Sidang Umum PBB bulan September.

Baca juga :  Ribuan Loyalis Mengguncang Libya, Iringi Pemakaman Saif Al Islam

“Sesuai dengan komitmen historisnya untuk perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya telah memutuskan bahwa Prancis akan mengakui Negara Palestina. Saya akan membuat pengumuman resmi di Majelis Umum PBB pada bulan September,” tulis Macron.

Langkah kedua negara besar Eropa ini menjadi sorotan global, termasuk dari Amerika Serikat dan negara-negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi, yang terus memantau perkembangan diplomatik tersebut.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments