Energi Juang News, Jakarta – Suasana lomba gerak jalan di Jalan Raya Mojopuro, Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, pada Selasa sore (12/8/2025) mendadak tegang setelah sebuah sepeda motor menabrak rombongan peserta dari belakang. Peristiwa ini terjadi saat kegiatan berlangsung untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Akibat kejadian tersebut, tiga remaja mengalami luka-luka, dua di antaranya merupakan peserta lomba. Rekaman CCTV yang memperlihatkan insiden tersebut dengan cepat beredar di media sosial, termasuk Facebook dan Instagram, memicu perhatian publik.
Kapolsek Balongpanggang, AKP Wiwit Mariyanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah memfasilitasi mediasi antara pihak yang terlibat, dengan dihadiri orang tua dan guru. Hasilnya, kedua pihak sepakat untuk berdamai.
Kronologi kejadian bermula ketika sepeda motor bernomor polisi W 5455 DC yang dikendarai MBP (14), warga Desa Sumberkerep, Kecamatan Mantup, Lamongan, melaju dari arah barat menuju timur sambil berboncengan dengan temannya, AD. Saat tiba di dekat Masjid Mojopuro, pengendara menoleh ke kanan untuk menyapa temannya, sehingga tidak melihat rombongan pelajar SMPN 31 Gresik yang sedang mengikuti lomba gerak jalan. Motor pun menabrak barisan peserta dari belakang.
Dalam insiden ini, MBP mengalami luka lecet di lutut kiri dan lebam di kaki kanan. MN (12), warga Desa Dohoagung, Balongpanggang, mengalami luka robek di kepala. Sementara KR (13), warga Dusun Karangan, Desa Karangankidul, Kecamatan Benjeng, menderita luka lecet di pipi kiri dan lutut kanan.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, ketiga korban mendapat penanganan medis dan dipastikan tidak mengalami cedera serius. Kapolsek Wiwit menegaskan bahwa insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di jalan, terutama saat berlangsungnya kegiatan masyarakat.
Redaksi Energi Juang News




