Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaDaerahKasus Keracunan MBG Garut Meledak Hingga 569 Pelajar Jadi Korban

Kasus Keracunan MBG Garut Meledak Hingga 569 Pelajar Jadi Korban

Energi Juang News, Garut– Kasus dugaan keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Garut semakin memprihatinkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut merilis data terbaru yang menunjukkan jumlah korban kini mencapai 569 pelajar.

Kepala Dinkes Garut, dr. Leli Yuliani, menyebut lonjakan kasus ini didapat setelah timnya menerima laporan tambahan dari beberapa sekolah. “Hingga saat ini, kami mencatat ada 569 pelajar yang menunjukkan gejala keracunan,” ujar Leli, Jumat (19/9/2025).

Lonjakan Kasus di Empat Sekolah dan Kondisi Terkini Para Pelajar

Laporan terbaru datang dari sebuah sekolah dasar di Kecamatan Kadungora. Temuan ini menambah daftar sekolah terdampak yang kini mencakup empat institusi pendidikan. Di antaranya SMP, SMA dalam satu yayasan, sebuah SD, dan Madrasah Aliyah.

Baca juga : Desakan Evaluasi Penyedia MBG Pasca Keracunan Massal di NTT

Sebagian besar korban mengalami gejala ringan dan bisa ditangani di rumah masing-masing. Namun, ada sekitar 30 pelajar yang harus menjalani perawatan di Puskesmas. “Dari 30 yang dirawat, 11 sudah diperbolehkan pulang, sisanya 19 orang masih dirawat,” tambah Leli.

Investigasi Dinkes Garut dan Pemeriksaan Sampel Makanan MBG

Meski belum dipastikan penyebab pastinya, Dinkes Garut terus melakukan investigasi bersama pihak sekolah dan pemerintah daerah. Mereka juga mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium demi memastikan sumber keracunan.

Perkembangan ini memicu kekhawatiran orang tua dan masyarakat, terutama karena program MBG seharusnya mendukung gizi anak-anak sekolah. Pihak berwenang diimbau segera mengungkap penyebab keracunan agar kejadian serupa tidak terulang.

Energi Juang News

Baca juga :  Gempa Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Kebumen
Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments