Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaDaerahLima Budaya Khas Gresik Resmi Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional

Lima Budaya Khas Gresik Resmi Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional

Energi Juang News, Gresik – Kabupaten Gresik kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kebudayaan. Lima tradisi dan kearifan lokal khas Gresik resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada Jumat (10/10/2025). Penetapan ini menegaskan posisi Gresik sebagai salah satu daerah dengan kekayaan tradisi yang kuat dan berakar dalam sejarah panjang peradaban Nusantara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, Saifudin Ghozali, menyampaikan rasa syukurnya atas pengakuan tersebut. “Alhamdulillah, lima budaya khas Gresik kini telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Kebudayaan. Ini adalah bentuk penghargaan bagi masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi leluhur,” ujarnya, Minggu (12/10/2025).

Lima budaya Gresik yang ditetapkan sebagai WBTB mencakup berbagai aspek tradisi, mulai dari kuliner, ritual keagamaan, hingga seni pertunjukan:

  1. Kupat Ketheg
    Kuliner tradisional dari Giri ini telah ada sejak masa Kerajaan Giri Kedaton pada abad ke-15 Masehi. Kupat Ketheg menjadi simbol perayaan hari besar Islam, biasanya disajikan pada malam ke-25 Ramadan dan saat Lebaran Syawal (Riyoyo Kupat).
  2. Malam Selawe
    Tradisi keagamaan tahunan yang digelar setiap malam ke-25 Ramadan di kawasan Giri. Ribuan jemaah datang berziarah dan berdoa di makam Sunan Giri sebagai simbol kebersamaan dan penghormatan kepada para wali.
  3. Pasar Bandeng Gresik
    Tradisi pasar malam yang berlangsung antara 27 hingga 29 Ramadan. Warga berburu ikan bandeng kawak (bandeng besar) untuk sajian khas lebaran yang disebut “prepekan”.
  4. Rebo Wekasan
    Tradisi ini bermula di Desa Suci pada tahun 1403 Hijriah. Masyarakat memperingatinya setiap Rabu terakhir bulan Safar untuk bersyukur atas berkah air yang ditemukan oleh Syeikh Jamaluddin Malik atas perintah Sunan Giri.
  5. Pencak Macan
    Seni bela diri tradisional yang menggambarkan perjuangan melawan hawa nafsu dan sifat buruk manusia. Awalnya menjadi bagian dari arak-arakan pengantin jadur, namun kini berkembang sebagai pertunjukan mandiri yang melambangkan nilai moral dan keberanian.
Baca juga :  Bentrok di Bekasi, Aparat Berhasil Pukul Mundur Massa Aksi

Dengan ditetapkannya lima warisan budaya ini, Gresik tidak hanya menjaga identitas lokalnya, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat budaya Islam di Indonesia. Pemerintah daerah berkomitmen terus melestarikan tradisi ini agar dapat dikenal luas oleh generasi muda dan dunia internasional.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments