Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaPolitikMiliterisasi Politik dan Kabinet Mandek: Setahun Prabowo-Gibran Dapat Sorotan Keras

Militerisasi Politik dan Kabinet Mandek: Setahun Prabowo-Gibran Dapat Sorotan Keras

Energi Juang News, Jakarta– Tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran kembali menuai kritik tajam. Pengamat politik dari Formappi, Lucius Karus, menyoroti meningkatnya peran militer di ruang sipil serta kinerja kabinet yang dianggap belum produktif.

Menurut Lucius, sejumlah kebijakan terbaru memperlihatkan kecenderungan untuk memperluas kewenangan militer di luar pertahanan. Salah satunya adalah RUU Keamanan dan Ketahanan Siber yang dikabarkan akan melibatkan TNI dalam ranah hukum. Padahal, bidang tersebut selama ini menjadi kewenangan kepolisian.

“Kecenderungan kembalinya militer ke panggung politik makin jelas. Ada RUU yang akan digas di akhir tahun, yaitu soal keamanan siber, yang memberi ruang besar kepada TNI,” ujarnya dalam diskusi publik bertajuk 1 Tahun Prabowo-Gibran: Indonesia Emas Atau Cemas?, Minggu (19/10/2025).

Garis Militer-Sipil Kabur

Lucius menilai, jika tren ini berlanjut, batas antara peran sipil dan militer akan makin kabur. “Kalau militer diberikan tempat yang sangat strategis, maka kita harus mendefinisikan ulang ketatanegaraan kita,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa demokrasi Indonesia bisa terancam jika porsi militer terlalu dominan dalam proses politik dan pemerintahan sipil.

Kabinet Sibuk Pelantikan

Selain isu militerisasi, Lucius menyoroti lemahnya kinerja kabinet. Ia menyebut tahun pertama ini justru lebih dikenal sebagai “tahun pelantikan.”

“Semakin banyak pejabat dilantik, tidak berbanding lurus dengan hasil kerja yang bisa ditunjukkan,” ucapnya.

Menurut dia, publik melihat pemerintah lebih fokus pada rotasi jabatan ketimbang menghadirkan kebijakan nyata yang menyentuh masyarakat.

Perlu Evaluasi Serius

Lucius mendorong Presiden Prabowo untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh. “Presiden harus membuka telinganya untuk mendengar kritik dan masukan terkait kinerja para menteri,” katanya.

Baginya, keberanian mengevaluasi kabinet akan menentukan apakah pemerintahan Prabowo-Gibran bisa keluar dari tren negatif dan kembali fokus pada agenda pembangunan nasional.

Baca juga :  Ibu Megawati Rayakan Ulang Tahun Ke-78 Di Bogor

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments