Sabtu, April 18, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaPrewangan Dhenok Dheblong yang Pernah Mengguncang

Prewangan Dhenok Dheblong yang Pernah Mengguncang

Energi Juang News, Kertasura– Di sebuah sudut wilayah Kartasura yang tenang, pernah tersiar kabar tentang seorang dukun perempuan yang memiliki kemampuan penyembuhan luar biasa. Tidak ada yang tahu pasti dari mana kekuatan itu berasal, namun satu yang pasti: setiap Selasa Kliwon, suara tangisan bayi terdengar dari bilik rumahnya, meskipun tidak ada anak kecil di sana. Penduduk sekitar mengira itu hanyalah suara kucing atau angin malam. Namun, semua berubah ketika beberapa warga yang sakit parah disembuhkan secara ajaib oleh sang dukun. Mereka mulai bertanya-tanya, siapa yang sebenarnya membantunya?

Dhenok Dheblong, begitu nama yang beredar dari mulut ke mulut, adalah sosok kecil yang diyakini menjadi sumber kekuatan sang dukun. Tidak ada yang pernah melihat langsung wujudnya, namun mereka yang pernah datang untuk berobat mengaku merasakan hawa dingin dan merinding di sekitar ruangan praktik. Seorang warga bernama Pak Karno, yang pernah membawa istrinya berobat, berkata, “Waktu Bu Dukun kesurupan itu, suaranya berubah… kayak anak kecil, tapi nadanya lirih dan menusuk hati.” Ia menambahkan, “Tangan Bu Dukun jadi kecil seperti tangan bayi waktu membedah perut istri saya. Tapi anehnya, nggak ada darah yang keluar, cuma dingin rasanya.”

Konon, Dhenok Dheblong adalah arwah dari anak sang dukun sendiri yang hilang secara misterius saat masih menyusu. Malam itu, sang ibu tidur bersama bayinya seperti biasa, namun ketika pagi menjelang, sang bayi lenyap tanpa jejak. Orang-orang mengira diculik makhluk halus atau korban tumbal gaib. Sang ibu tidak pernah menikah lagi dan tak pernah punya anak lagi. Beberapa tahun setelah kejadian itu, tepat pada malam Selasa Kliwon, bayi itu muncul dalam mimpi sang ibu, memintanya membuka pintu dan membiarkannya membantu. Sejak saat itu, sang ibu mulai bisa mengobati penyakit, meramal kematian, dan bahkan melakukan pengobatan spiritual tingkat tinggi.

Baca juga :  Misteri Hantu Rabing di Sungai Kalimantan

Sosok Dhenok Dheblong sering digambarkan sebagai anak kecil dengan wajah pucat, mata besar seperti ikan, dan tubuhnya seolah masih menyusu. Kadang ia tampak duduk di pangkuan ibunya saat kerasukan, atau berdiri di sudut ruangan dengan kepala miring dan senyum tipis yang menyeramkan. Banyak warga yang mengatakan, meskipun ia membantu, kehadirannya bukan tanpa rasa takut. “Aku lihat waktu aku nganterin adikku berobat,” kata Widi, seorang pemuda setempat. “Waktu Bu Dukun mulai bicara dengan suara anak kecil, kulihat bayangan kecil melintas cepat di belakangnya. Tapi pas kulihat ke sana, kosong. Kosong tapi dingin banget.” Ia pun memilih tak pernah kembali ke rumah dukun itu lagi.

Tidak semua orang menganggap kehadiran Dhenok Dheblong sebagai berkah. Beberapa warga mengeluhkan mimpi buruk dan suara tangisan bayi yang terus terdengar bahkan setelah pengobatan selesai. Pak Darmo, ketua RT setempat, mengatakan, “Setiap habis ada orang berobat ke sana, pasti ada warga yang ngalamin hal aneh. Kadang mimpi rumahnya didatangi anak kecil, kadang cuma suara ketukan jendela tengah malam. Kami sudah coba minta dukun itu berhenti, tapi dia bilang dia cuma jalankan takdir.” Ia pun menggelar doa bersama dan selametan agar gangguan itu berhenti.

Kisah ini mencapai puncak ketegangan ketika seorang warga dari luar kota yang berobat justru mengalami kesurupan hebat saat pulang. Perempuan bernama Bu Sri itu tiba-tiba berteriak dengan suara anak kecil di dalam mobil, lalu menangis seperti bayi. “Suaranya bikin bulu kuduk merinding. Dia ngomong, ‘Ibu, aku belum kenyang menyusu’, terus ketawa kecil-kecil,” kata suaminya. Setelah kejadian itu, Bu Sri sempat dirawat di rumah sakit jiwa selama tiga minggu dan mengaku terus melihat anak kecil berlarian di kamarnya.

Baca juga :  Gunung Raung : Jejak Tapak Kaki Pendaki Yang Penuh Nuansa Mistis

Meski menimbulkan ketakutan, beberapa warga tetap memilih berobat ke sang dukun karena merasa tidak ada pilihan lain. Penyakit kronis yang tak sembuh-sembuh, gangguan gaib, hingga susah punya keturunan menjadi alasan utama. Mereka percaya bahwa Dhenok Dheblong, meskipun menyeramkan, adalah roh penolong yang “salah jalan”. Bu Tumirah, warga lanjut usia, berkata, “Kalau kita datang dengan niat baik dan tidak macam-macam, dia tidak ganggu. Tapi kalau datang cuma pengen lihat-lihat atau ngejek, dia bisa marah.”

Dalam pandangan spiritual Jawa, prewangan seperti Dhenok Dheblong bukan hal asing. Mereka dipercaya sebagai sosok pendamping gaib yang bisa berasal dari arwah manusia, jin, atau makhluk tak kasat mata lainnya. Namun, yang membuat kasus ini unik adalah wujudnya sebagai bayi yang seolah menolak beristirahat dengan tenang. Para ahli spiritual menyarankan agar prewangan seperti ini dilepaskan dengan ritual pemutusan ikatan batin, agar arwah anak tidak terus terikat pada dunia.

Hingga kini, rumah sang dukun masih berdiri dan sesekali terlihat aktivitas pengobatan meskipun sudah jauh lebih tertutup. Tidak banyak warga yang berani melintasi rumah itu malam-malam. Cerita tentang Dhenok Dheblong telah menjadi bagian dari folklore lokal Kartasura yang menakutkan sekaligus menyedihkan. Kisah ini menjadi pengingat bahwa cinta seorang ibu bisa begitu dalam hingga menolak melepaskan, bahkan ketika yang dicintai telah berada di dunia lain.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments