Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaDaerahHarga Timah Dunia Melonjak, PT Timah Catat Laba Fantastis Rp 602 Miliar

Harga Timah Dunia Melonjak, PT Timah Catat Laba Fantastis Rp 602 Miliar

Energi Juang News, Jakarta— Kinerja keuangan PT Timah (Persero) Tbk mencatat lonjakan signifikan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

Perusahaan pelat merah itu membukukan laba bersih Rp 602 miliar, naik dua kali lipat dari semester sebelumnya.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah, Fina Eliani, menjelaskan lonjakan laba didorong kenaikan harga logam timah global.

Ia menyebut, penguatan permintaan dari sektor elektronik juga menjadi pendorong utama peningkatan kinerja perusahaan tambang tersebut.

Harga rata-rata logam timah di London Metal Exchange (LME) mencapai US$ 32.775,58 per ton pada September 2025.

Kenaikan sebesar 8,8 persen dibandingkan tahun lalu ini dimanfaatkan perseroan untuk memperluas ekspor dan menekan biaya produksi.

Meski produksi bijih timah turun akibat cuaca dan aktivitas tambang ilegal, strategi efisiensi berhasil menjaga margin keuntungan.
Hingga September, produksi bijih timah mencapai 12.197 ton, sedangkan logam timah mencapai 10.855 ton.

Fina menuturkan, PT Timah menjual 9.469 metrik ton logam timah.
Sebanyak 93 persen diserap pasar ekspor, terutama ke Jepang, Singapura, Korea Selatan, Belanda, Italia, dan Amerika Serikat.

Permintaan terbesar datang dari industri elektronik seperti tin solder dan tin chemical di Jepang serta Cina.
Fina memproyeksi tren permintaan global masih akan meningkat hingga akhir tahun 2025.

Menurut International Tin Association (ITA), konsumsi timah global diperkirakan tumbuh 0,6 persen menjadi 380.160 metrik ton.

PT Timah sendiri menyumbang sekitar 21 persen ekspor timah Indonesia, setara 3 persen ekspor global.

Harga jual rata-rata logam timah PT Timah tercatat US$ 33.596 per ton, naik 8 persen dari tahun lalu.
Pendapatan perusahaan mencapai Rp 6,6 triliun dengan EBITDA Rp 1,5 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2025.

Baca juga :  Posyandu Kucing Gratis di Lamongan, Cegah Penyakit Zoonosis

Dari target laba Rp 774 miliar, perusahaan telah merealisasikan 78 persen hingga September.
Total aset naik 7 persen menjadi Rp 13,7 triliun, sementara ekuitas tumbuh 2 persen menjadi Rp 7,61 triliun.

PT Timah juga mencatat rasio keuangan yang sehat.
Quick ratio mencapai 32,8 persen, current ratio 177,8 persen, dan debt to equity ratio 79,9 persen.

Kinerja tersebut memperkuat posisi PT Timah sebagai pemain utama industri logam timah global.
Strategi ekspor agresif dan efisiensi biaya diyakini akan terus menopang laba hingga akhir tahun.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments