Energi Juang News, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati mendesak pemerintah segera bebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.
Kurniasih menekankan, “Pembebasan UKT harus berjalan cepat tanpa syarat administrasi rumit agar mahasiswa fokus pemulihan.” Rabu (13/12/2025), ia usulkan pendekatan ‘jemput bola’ pakai data terpadu bencana untuk verifikasi cepat.
Pemerintah melalui Kemendiktisaintek sudah janjikan pembebasan 1-2 semester mulai Januari 2026, lengkap dapur umum di kampus dan fleksibilitas ujian. DPR pastikan bantuan tepat sasaran agar tak salah tangan. Universitas seperti Undip, ITS, dan Unesa langsung action: Undip bebaskan UKT 95 mahasiswa plus uang saku Rp1 juta per bulan.
ITS catat 139 mahasiswa terdampak dan galang dana plus dukungan psikososial. Hilman dari Komisi X tegas, “Data harus akurat supaya mahasiswa benar-benar terbantu lanjut kuliah.
Kebijakan ini tunjukkan komitmen negara jaga akses pendidikan di musibah. Total 18.824 mahasiswa dan 1.306 dosen kena dampak dari 60 perguruan tinggi.
Redaksi Energi Juang News



