Energi Juang News, Pekalongan- Banjir hebat di Pekalongan lumpuhkan jalur rel kereta api. Penumpang terjebak berjam-jam. Mereka luapkan frustrasi lewat medsos.
Keluhan Penumpang Meledak
Penumpang capek duduk lama di kursi sempit. Stok makanan habis total. Air toilet pun kosong.
Akun @Aangdanz curhat, “Delay terlama dalam sejarah naik kereta, lebih dari 12 jam dan KAI Cuma bisa kasih kompensasi berupa air mineral dan snack,” tulisnya di X, Selasa (20/1/2026).
“Makanan di kereta dan warung habis, saya cuma bisa beli roti. Air toilet juga habis,” tambahnya.
Baca juga : Ribuan Warga Kudus Masih Mengungsi, Banjir Belum Juga Surut
Kritik Pedas ke KAI
Banyak yang kesal soal info minim. Mereka bingung kapan kereta jalan lagi.
“Tolong manajemen KAI, sistemnya kalau tau Pekalongan banjir, harusnya batalin semua aja h-2, jangan maksain beberapa kereta lewat sana untuk delay berjam-jam,” tulis @semurkadall di X.
Waktu tempuh normal molor jadi puluhan jam gara-gara rel tergenang.
Ada yang Pasrah Sambil Bercanda
Beberapa penumpang pilih santai dengan humor. Mereka anggap musibah biasa.
“Semua orang kesal, marah-marah, dan nyalahin @kai121_. Medsos ramai, kritik terus menerus, kolom komentar dibanjiri pertanyaan kepastian, sampe kebas karena kelamaan duduk wkwk tapi aku malah bersyukur karena beberapa hal,” tulis @nuruladinda_ di Thread, Selasa (20/1).
Saya naik rute Surabaya-Jakarta 29 jam udah merasakan McD, KFC, Rocket Chicken, CFC, sampai koleksi berbotol-botol air putih. Kegiatannya Cuma duduk-tidur-makan-netflix-keluar kereta-tidur-repeat. At the end of the day, namanya juga musibah dan nggak ada yang tau bakal separah apa, jadikan pengalaman aja,” tambahnya.
Dampak dan Pembatalan KA
KAI batalkan 16 perjalanan hari ini. Cuaca ekstrem picu banjir parah.
Daftar KA batal termasuk Purwojaya, Gajayana, dan Sembrani. Penumpang dapat refund penuh.
KAI minta maaf dan janji pantau terus jalur rel.
Redaksi Energi Juang News



