Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisObet Rumbruren Harap Kemnaker Perbanyak Program Penyerapan Tenaga Kerja

Obet Rumbruren Harap Kemnaker Perbanyak Program Penyerapan Tenaga Kerja

Energi Juang News, Jakarta-Anggota Komisi IX DPR RI Obet Rumbruren berharap Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperbanyak program untuk menumbuhkan penyerapan tenaga kerja, seperti program Magang Nasional dengan insentif setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Obet memandang program seperti itu terobosan penting untuk membuka akses pengalaman kerja bagi lulusan baru, sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia.

“Namun, program itu harus berujung pada hasil yang nyata dalam hal penyerapan tenaga kerja, tidak hanya sekadar formalitas magang 6 bulan,” ungkap Obet, dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Kemnaker di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu mengingatkan, didalam Asta Cita, terdapat dua poin yang sangat relevan untuk sektor ketenagakerjaan, yakni meningkatkan lapangan kerja berkualitas, serta mendorong kewirausahaan.

Obet pun mengungkapkan, kondisi yang saat ini terjadi ialah masih tingginya angka pengangguran sebagai persoalan serius yang tidak hanya terjadi secara lokal, tetapi juga menjadi fenomena nasional.

“Maka dibutuhkan terobosan agar
ketidakseimbangan antara jumlah angkatan kerja dan lapangan pekerjaan yang tersedia dapat ditekan,” ujar Obet.

Sebagai gambaran, sambung Obet, Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat mencatat
selama periode Februari–Agustus 2025, tingkat pengangguran terbuka di Papua Barat mengalami kenaikan dari 12,97 persen menjadi 13,76 persen atau dari 12.970 orang menjadi 13.755 orang, bertambah 785 orang dibanding enam bulan sebelumnya.

Maka selain program Magang, Obet mengharapkan juga mengingatkan peningkatan kualitas pelatihan kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Obet berharap pengembangan BLK yang berkualitas dilakukan, melalui penyediaan fasilitas dan instruktur yang kompeten serta konsep pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, termasuk pelatihan keterampilan yang relevan dengan industri kekinian.

“Program-program tersebut akan mewujudkan SDM Papua Barat yang kompeten. Apalagi Papua barat memiliki wilayah luas dan menyimpan potensi sumber daya alam yang bernilai ekonomis dan strategis,” pungkasnya.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments