Minggu, Maret 8, 2026
spot_img
BerandaDaerahBanjir Setinggi Dua Meter Kepung Perumahan Subsidi di Bekasi

Banjir Setinggi Dua Meter Kepung Perumahan Subsidi di Bekasi

Energi Juang News, Bekasi – Genangan air setinggi hampir dua meter merendam perumahan subsidi di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Banjir yang melanda sejak Jumat (23/1) itu menenggelamkan rumah warga hingga ke bagian dalam.

Ribuan Warga Mengungsi dari Tujuh Kompleks

Sekretaris Desa Sukamekar, Taufik, menyebutkan tujuh kawasan perumahan menjadi korban luapan air. Dua di antaranya, Green Lavender dan Nebraska, mengalami dampak terparah.

“Ada tujuh perumahan terendam. Yang paling parah di Green Lavender dan Nebraska. Ketinggian saat ini sekitar 150 sentimeter, kemarin sempat 200 sentimeter,” ujar Taufik, Sabtu (24/1/2025).

Baca juga : Jalan Gunung Sahari Dilanda Banjir, Kendaraan Tak Bisa Melintas

Ia menjelaskan, banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut karena air dari Kali CBL terus meluap ke pemukiman.

“Karena ada luapan Kali CBL, jadi masih stuck di 150-lah,” tambahnya.

Kekurangan Bantuan Logistik

Kondisi warga di lokasi pengungsian kian memprihatinkan. Pemerintah desa berharap bantuan makanan cepat saji segera datang.

“Belum ada bantuan, tolong kirim bantuan, sudah lelah banget ini pemerintah desa. Bantuan kayak mi instan atau yang siap saji,” kata Taufik.

Menurutnya, sekitar 3.000 keluarga telah diungsikan. Lokasi terparah berada di bantaran Kali CBL dengan air mencapai dua meter.

“Ada permukiman di dekat Kali CBL itu yang ketinggiannya bisa mencapai 2 meter, ya kondisinya rumah hampir habis ketutup banjir,” ucapnya.

Evakuasi Balita Gunakan Perahu

Bencana ini juga memaksa petugas mengevakuasi warga menggunakan perahu. Salah satunya terlihat dalam video evakuasi di perumahan subsidi Nebraska, saat seorang ibu membawa balitanya menyelamatkan diri pada Jumat (23/1).

Petugas mengevakuasi anak kecil terlebih dahulu, sementara sang ibu dibantu warga naik perahu menyusul kemudian. Dalam perahu terlihat seorang ibu, perempuan muda, dan anak perempuan lainnya menuju tempat aman.

“Dievakuasi ke musala, bangunan warga, sekolah, dan lain-lain yang aman,” jelas Taufik.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments