Minggu, Maret 8, 2026
spot_img
BerandaHukumSoal Penggunaan Jet Pribadi Oleh Menag, Ini Kata OSO

Soal Penggunaan Jet Pribadi Oleh Menag, Ini Kata OSO

Energi Juang News, Jakarta- Menag Nasaruddin Umar melapor ke KPK soal fasilitas jet pribadi saat menuju lokasi peresmian Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) pun buka suara terkait hal itu.

Menag Nasaruddin Lapor KPK Soal Jet Pribadi

OSO menilai tak ada salahnya memfasilitasi Nasaruddin dengan jet pribadi.

“Ya nggak ada salahnya dong. Orang kita ngundang. Kita yang meresmikan masjid, tempat pengajian. Salahnya di mana?” kata OSO, Selasa (24/2/2026).

OSO mengatakan kehadiran Nasaruddin bukan terkait pekerjaan. Ia menyebut Nasaruddin hanya membacakan doa di peresmian Gedung Balai Sarkiah itu.

“Nggak ada hubungan juga sama pekerjaan dia. Cuma baca doa, orang Islam kita,” ungkapnya.

OSO Bantah Fasilitas Jet Pribadi sebagai Gratifikasi

OSO membantah fasilitas yang diberikan ke Nasaruddin sebagai gratifikasi. “Gratifikasinya apa? He-he-he. Masa sesama orang Islam, sama orang Islam nggak boleh?” katanya.

Diketahui, Nasaruddin melapor ke KPK terkait fasilitas jet pribadi dari OSO yang juga mantan Ketua DPD saat menuju lokasi peresmian Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar. Nasaruddin mengatakan dirinya menumpangi jet pribadi karena tak ada pesawat lain.

Baca juga : Menag Nasaruddin Lapor KPK soal Jet Pribadi OSO

“Karena jam 11 malam kan nggak mungkin ada pesawat lagi ke sana dan besok paginya balik lagi karena ada persiapan sidang isbat,” kata Nasaruddin di gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Senin (23/2).

Dia mengaku sudah beberapa kali melapor ke KPK atas dugaan gratifikasi yang diterima. Termasuk, soal jet pribadi tersebut.

“Kali ini saya datang lagi, ya untuk menyampaikan tentang terkait dengan kemarin, kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan ya, di Makassar untuk dengan menggunakan pesawat khusus itu ya,” ucapnya.

KPK Analisis Laporan Dugaan Gratifikasi Jet

KPK akan menganalisis laporan Nasaruddin yang menumpangi pesawat jet pribadi OSO menuju lokasi peresmian Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar. KPK membuka kemungkinan memanggil OSO selaku pemberi fasilitas pesawat jet tersebut.

“Dalam analisis, dimungkinkan untuk meminta informasi tambahan ataupun keterangan pihak-pihak tertentu,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (23/2). Budi menjawab ketika ditanya soal kemungkinan memanggil OSO selaku pemberi fasilitas jet.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments