Jakarta, Energi Juang News- Anak muda harus mampu membaca peluang pembangunan yang berkembang di wilayah masing-masing karena daerah saat ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Demikian penilaian Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik.
“Daerah memiliki potensi besar untuk tumbuh melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, hingga investasi hijau,” ucap Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Gusma dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.
Maka dari itu, dirinya mendorong kader muda untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, dan ekonomi hijau.
Dia menegaskan bahwa Pemuda Katolik harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan demikian, Pemuda Katolik akan menyiapkan kader penguat ekonomi hijau daerah melalui pelaksanaan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 yang digelar pada 14–17 Mei 2026 di Pangkalpinang, Bangka Belitung, dengan Komisariat Daerah Pemuda Katolik Bangka Belitung sebagai tuan rumah.
Setelah mengikuti KKL I, Gusma berharap para kader tidak berhenti pada ruang diskusi semata, tetapi mampu terlibat langsung dalam promosi potensi ekonomi daerah, termasuk memperkuat sektor pariwisata lokal, mendorong produk UMKM, serta membangun inovasi berbasis ekonomi hijau di daerah masing-masing.
Para kader, kata dia, juga bisa membuka peluang kolaborasi dengan program strategis pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)/Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Kegiatan bertema Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan tersebut akan diikuti para kader dari Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik se-Indonesia yang telah melalui proses seleksi, termasuk penyusunan makalah sesuai silabus KKL.
KKL I menggunakan metode andragogi atau pembelajaran orang dewasa melalui diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pemetaan sosial-politik, roleplay (bermain peran), hingga penyusunan rencana tindak lanjut berbasis pribadi, kelompok, dan angkatan.
Ketua Komda Pemuda Katolik Bangka Belitung Bernadus Reco mengatakan Bangka Belitung memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi daerah berbasis pariwisata berkelanjutan.
“Bangka Belitung punya kekuatan besar melalui wisata pantai, desa wisata, kuliner lokal, ekonomi kreatif, UMKM hingga pengembangan ekowisata,” ujar Bernadus.
Oleh karena itu, ia berharap peserta dapat melihat langsung potensi tersebut dan membawa gagasan baru bagi daerah masing-masing.
Dalam forum tersebut, peserta diharapkan berdinamika terkait berbagai persoalan termasuk membahas strategi diversifikasi ekonomi seperti penguatan destinasi wisata unggulan, peluang kolaborasi ekonomi dengan KDMP/KNMP, digitalisasi UMKM, promosi produk lokal, hingga pengembangan ekonomi hijau berbasis kelestarian lingkungan.
Redaksi Energi Juang News



