Kamis, Juni 18, 2026
spot_img
BerandaDaerahWanita Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya Pacar 3 Tahun

Wanita Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya Pacar 3 Tahun

Energi Juang News, Jakarta- Seorang perempuan asal Kota Bandung ditemukan dalam kondisi memprihatinkan setelah sempat tidak diketahui keberadaannya selama bertahun-tahun. Korban kini mengalami sejumlah cedera serius yang memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Peristiwa ini telah dilaporkan kepada kepolisian dan tengah dalam penyelidikan. Aparat menduga korban mengalami kekerasan berulang selama berada bersama kekasihnya.

Korban Ditemukan dalam Kondisi Luka Berat

Perempuan berinisial YTT (29), warga Antapani, Kota Bandung, yang selama ini menetap di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya berinisial TH.

Kasus tersebut terungkap setelah keluarga menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang tidak dikenal. Pengirim pesan memberi tahu bahwa YTT berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan membenarkan adanya laporan yang diajukan keluarga korban pada Jumat, 12 Juni 2026.

“Setelah itu pelapor mendatangi RSHS dan diketahui bahwa korban dalam keadaan luka berat di bagian kepala, wajah, kaki dan luka ringan di bagian tangan,” kata Hendra, Selasa (16/6/2026).

Hilang Selama Tiga Tahun

Menurut Hendra, keluarga sudah lama kehilangan kontak dengan korban. Selama kurang lebih tiga tahun, keberadaan YTT tidak diketahui.

“Sebelumnya korban menghilang tidak ada kabar dan tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih 3 tahun,” ujarnya.

Selama periode tersebut, polisi menduga korban berulang kali mengalami tindakan kekerasan. Dugaan sementara menyebut pelaku melakukan penganiayaan menggunakan tangan kosong, benda tumpul, hingga senjata tajam.

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Berulang

Selain dugaan kekerasan fisik, sejumlah barang berharga milik korban juga dilaporkan hilang.

“Diduga selama rentang waktu tersebut mendapatkan perlakuan penganiayaan dari terlapor dengan menggunakan tangan, benda tumpul, senjata tajam, serta barang berharga milik korban hilang,” tutur Hendra.

Baca juga :  Evakuasi Nenek di Toilet Umum Gresik, Tim Damkarla Bergerak Cepat

Akibat kejadian itu, kondisi fisik korban mengalami penurunan yang cukup berat. YTT disebut mengalami gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, serta tidak dapat berjalan seperti biasa.

Polda Jawa Barat saat ini masih mendalami laporan tersebut untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang dialami korban.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments