Energi Juang News, Jakarta – Fenomena Ombak Bono mendadak menyapu area bantaran Sungai Kampar yang sebelumnya surut. Sejumlah orang yang tengah bermain ayunan terlihat basah kuyup terkena air saat gelombang datang. Video ini diunggah sejumlah akun di berbagai platform media sosial.
Ombak Bono merupakan fenomena alam berupa gelombang besar yang terjadi di Sungai Kampar, tepatnya di kawasan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau. Gelombang itu terbentuk akibat pertemuan arus sungai dengan arus laut saat pasang, dan dikenal juga sebagai “Seven Ghosts” karena bentuknya yang berlapis-lapis.
Gelombang besar datang dari arah laut masuk ke sungai, lalu bergerak menuju hulu. Berlawanan dengan arah aliran sungai yang seharusnya menuju laut. Berbeda dengan ombak di laut yang terbentuk akibat angin, Bono muncul ketika gelombang pasang dari laut masuk ke aliran Sungai Kampar dan bergerak melawan arus sungai. Keunikan tersebut menjadikan Ombak Bono sebagai fenomena alam yang cukup langka.
Ketinggian gelombang dalam kondisi tertentu bisa mencapai 4 hingga 6 meter. Gelombangnya bisa bergerak hingga puluhan kilometer ke arah hulu. Di saat ombak ini besar turis manca negara selalu datang ke Teluk Meranti untuk menikmati sensasi berselancar di atas ombak Bono.
Saat air pasang bertemu dengan arus Sungai Kampar, permukaan air dapat membentuk gelombang besar yang bergerak jauh ke arah hulu. Suara gemuruh dan pergerakan gelombang yang panjang menciptakan pemandangan spektakuler bagi wisatawan yang datang menyaksikannya.
Bagi pencinta wisata ekstrem, Ombak Bono menawarkan pengalaman yang lain. Gelombang yang terbentuk di sungai tersebut bisa digunakan untuk aktivitas selancar oleh peselancar profesional.
Sensasi berselancar di atas gelombang sungai menjadi daya tarik tersendiri karena berbeda dari olahraga surfing yang umumnya dilakukan di kawasan pantai. Pemerintah Kabupaten Pelalawan menetapkan wisata Bono telah menjadi Icon di Kabupaten Pelalawan.
Di Kota Pangkalan Kerinci, Tugu Bono sudah berdiri menjadi Icon sekaligus sebagai salah satu daya tarik daerah di Kabupaten Pelalawan. Pemkab Pelalawan juga telah menyiapkan infrastruktur seperti jalan dari Simpang Bunut hingga Teluk Meranti. (Berbagai sumber).




