Jumat, Mei 29, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 80

Uang Palsu Rp620 Juta di Bogor, Polisi Bongkar

Uang Palsu Rp620 Juta di Bogor, Polisi Bongkar

Energi Juang News, Bogor- Kasus peredaran uang ilegal kembali mencuat setelah aparat berhasil mengungkap praktik mencurigakan di wilayah Bogor. Penangkapan ini membuka indikasi adanya jaringan yang lebih luas di balik distribusi uang tidak sah tersebut.

Penangkapan Pelaku di Hotel Bogor

Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial MP di sebuah kamar hotel di Kabupaten Bogor pada Senin, 30 Maret 2026. Penangkapan ini dilakukan setelah penyidik mengantongi informasi terkait aktivitas mencurigakan yang mengarah pada peredaran uang palsu.

“Sejauh ini, kami telah mengamankan satu orang pelaku berinisial MP,” kata Robby dalam keterangan tertulis pada Selasa, 31 Maret 2026.

Dari tangan tersangka, polisi menemukan uang palsu pecahan Rp100 ribu dengan total nilai mencapai sekitar Rp 620 juta.

Barang Bukti Produksi Uang Palsu

Selain uang palsu, penyidik turut mengamankan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi uang ilegal tersebut. Barang bukti itu mencakup printer, tinta, alat pemotong kertas, kertas A4, serta perlengkapan lain yang berkaitan dengan proses produksi.

Baca juga : WNA Jepang ditangkap Imigrasi Bogor

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku tidak sekadar mengedarkan, tetapi juga terlibat dalam pembuatan uang palsu.

Polisi Dalami Dugaan Sindikat

Penyidik kini mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar. Polisi menelusuri peran pelaku sekaligus jalur distribusi uang palsu yang beredar di masyarakat.

“Saat ini, kami masih mendalami kemungkinan adanya sindikat, termasuk perencana dan jejaring peredarannya,” ujarnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Polisi mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat menerima uang tunai, terutama dalam pecahan besar. Kewaspadaan dinilai penting untuk mencegah kerugian akibat peredaran uang palsu.

Masyarakat diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110 jika menemukan uang yang mencurigakan.

Redaksi Energi Juang News

Dilema Energi Indonesia: Menjaga Harga Domestik di Tengah Ekspansi Kerja Sama Global

Dilema Energi Indonesia: Menjaga Harga Domestik di Tengah Ekspansi Kerja Sama Global

Esteria Tamba
(Aktivis, Penulis)

Dinamika energi global kembali menempatkan Indonesia dalam posisi yang dilematis. Di satu sisi, gejolak geopolitik di Timur Tengah mengancam stabilitas pasokan energi dunia, memaksa negara-negara industri seperti Jepang untuk mencari mitra baru yang lebih stabil. Di sisi lain, Pemerintah Indonesia berada di bawah tekanan besar untuk menjaga daya beli masyarakat dengan mempertahankan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap stabil.

Komitmen Harga Tetap dan Beban Subsidi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya di Seoul pada akhir Maret 2026, menegaskan bahwa harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar dipastikan tidak naik. Kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto demi menjaga stabilitas ekonomi nasional. Namun, janji harga tetap ini membawa konsekuensi besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Belajar dari sejarah, pengalihan subsidi dari sektor konsumtif ke produktif selalu menjadi tantangan bagi setiap rezim. Dengan subsidi energi yang mencapai angka fantastis mencapai Rp 502 triliun pada periode sebelumnya pemerintah kini harus memutar otak agar kuota BBM bersubsidi tidak jebol sebelum akhir tahun, terutama di tengah potensi kenaikan konsumsi dalam negeri.

Kerja Sama Strategis dengan Jepang

Di saat Indonesia berupaya meredam gejolak harga di dalam negeri, langkah strategis diambil melalui penguatan kerja sama energi dengan Jepang. Tokyo, yang selama ini sangat bergantung pada pasokan Timur Tengah, kini berpaling ke Indonesia sebagai mitra kunci di Asia. Kerja sama ini mencakup investasi di sektor gas alam (LNG), pengembangan teknologi energi bersih, hingga potensi ekspor energi.

Langkah ini menimbulkan pertanyaan kritis: Apakah pasokan energi nasional akan mencukupi jika pemerintah juga harus memenuhi komitmen ekspor dan kerja sama internasional?

Antara Kebutuhan Domestik dan Peluang Ekspor

Pertanyaan mengenai ketahanan stok energi menjadi sangat relevan. Jika pasokan domestik tertekan akibat keterbatasan kuota subsidi atau gangguan distribusi, prioritas pemerintah akan diuji. Memenuhi komitmen internasional dengan Jepang memang penting untuk devisa dan investasi teknologi, namun kegagalan menyediakan BBM bagi rakyat kecil bisa memicu gejolak sosial yang destruktif.

Baca juga : Efek Perang: Harga Plastik Melejit, UMKM Tercekik

Pemerintah mengeklaim bahwa kerja sama dengan Jepang justru akan memperkuat infrastruktur energi nasional dalam jangka panjang. Investasi Jepang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi kilang dan eksplorasi sumur baru, sehingga Indonesia tidak hanya bergantung pada impor minyak mentah.

Kesimpulan: Komunikasi dan Ketepatan Sasaran

Keberhasilan strategi “dua kaki” ini menjaga harga domestik sekaligus ekspansi kerja sama global sangat bergantung pada dua faktor: ketepatan data penerima subsidi dan komunikasi publik yang transparan.

Pemerintah harus memastikan bahwa BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat kelas bawah, bukan golongan mampu. Di saat yang sama, masyarakat perlu diedukasi bahwa kerja sama dengan Jepang bukanlah upaya menguras sumber daya alam demi kepentingan asing, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dunia yang makin tidak menentu. Tantangannya kini adalah membuktikan bahwa janji “harga tetap” bukan sekadar langkah populis, melainkan kebijakan yang didukung oleh ketersediaan stok yang nyata.

Redaksi Energi Juang News

Jaksa Agung Desak Usut Korupsi Besar di Daerah

Jaksa Agung Desak Usut Korupsi Besar di Daerah

Energi Juang News, Jakarta- Jaksa Agung mendorong jajaran kejaksaan di daerah untuk meningkatkan keberanian dalam menangani perkara korupsi bernilai besar. Penanganan perkara tidak lagi cukup berfokus pada dana desa, tetapi juga harus menyasar kasus dengan dampak kerugian negara yang signifikan. Arahan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat efektivitas pemberantasan korupsi di seluruh wilayah Indonesia.

Jaksa Diminta Tidak Kalah Tegas dari Pusat

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan pentingnya sikap tegas aparat penegak hukum di daerah. Ia meminta kinerja penindakan di daerah mampu menyaingi bahkan melampaui penanganan di tingkat pusat.

“Pemberantasan korupsi di daerah tidak boleh kalah gencar dengan pusat dan tidak boleh hanya terfokus pada dana desa. Aparat harus berani menindak kasus dengan kerugian negara yang besar,” kata ST Burhanuddin saat memberikan pengarahan dalam kunjungan kerja di Kejaksaan Tinggi Papua, Selasa, 31 Maret 2026.

Sorotan Kasus Besar di Papua

Saat ini, Kejaksaan Tinggi Papua menangani sejumlah perkara besar. Di antaranya dugaan korupsi dana PON XX Papua dan pembangunan sarana aerosport di Mimika. Penanganan kasus-kasus ini menjadi tolok ukur keseriusan aparat dalam mengusut perkara strategis.

Selain penindakan, pemulihan kerugian negara juga menjadi perhatian utama. “Mengingat masih terdapat tunggakan uang pengganti sebesar Rp 97,14 miliar di wilayah Papua,” ujarnya.

Pemulihan Aset dan Penguatan Peran Jaksa

Jaksa Agung meminta jajarannya mengoptimalkan pengembalian kerugian negara. Ia juga menekankan pentingnya peran jaksa sebagai pengacara negara dalam mendampingi pemerintah daerah.

Pengawasan internal turut diperkuat untuk mencegah penyimpangan di tubuh institusi. Di sisi lain, aparat diminta waspada terhadap potensi perlawanan balik dari pihak yang terjerat kasus korupsi.

Pengawalan Proyek Strategis dan Evaluasi Pidana Umum

Di bidang intelijen, pengawasan terhadap 38 proyek strategis nasional di Papua menjadi prioritas. Nilai proyek tersebut mencapai sekitar Rp3,7 triliun, sehingga membutuhkan pengawalan ketat.

Sementara itu, di sektor pidana umum, Jaksa Agung menyoroti keterbatasan fasilitas rehabilitasi. Ia juga menyinggung masih adanya tunggakan eksekusi terpidana dan barang bukti di sejumlah Kejaksaan Negeri.

Profesionalitas Jadi Kunci

Jaksa Agung mengingatkan seluruh aparat untuk menjaga profesionalitas. Terutama dalam menangani perkara yang mendapat perhatian luas masyarakat.

Salah satu kasus yang disorot adalah penembakan pesawat Smart Air di wilayah Merauke. Penanganan perkara semacam ini dinilai menjadi ujian kredibilitas institusi penegak hukum.

Redaksi Energi Juang News

Gus Falah Pertanyakan Terbitnya SP3 dalam Kasus Tanah Rakyat di Surabaya

Energi Juang News, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mempertanyakan terbitnya SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) oleh Polda Jawa Timur (Jatim) untuk kasus dugaan penyerobotan lahan milik rakyat di Surabaya, Jawa Timur.

Kasus yang dimaksud Gus Falah adalah dugaan penyerobotan lahan milik keluarga almarhum (alm) Satoewi seluas 1,7 hektare di Kelurahan Lontar, Surabaya, dengan terlapor PT Pakuwon Darma Surabaya dan PT Artisan Surya Kreasi. Dalam pelaporan itu, terlapor diduga melanggar Pasal 263 KUHP dan Pasal 167 KUHP.

Gus Falah Kritisi SP3 Polda Jatim dalam Rapat Panja Mafia Tanah Komisi III DPR

Saya bertanya pada Dirkrimum Polda Jatim, berapa lama proses naiknya status dari penyelidikan ke penyidikan, kemudian menjadi SP3, karena dari seluruh proses itu pastiditemukan bukti awal tindak pidana, kok tiba-tiba dikeluarkan SP3,” ujar Gus Falah dalam RDP Panja Mafia Tanah Komisi III DPR dengan Dirkrimum Polda Jatim dan para pihak yang terkait dengan kasus sengketa tanah itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Menurut Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR itu, seharusnya Dirkrimum Polda Jatim tak gegabah mengeluarkan SP3 kasus itu.

Gus Falah pun menanyakan, apakah Polda Jatim telah melakukan gelar terkait kasus ini. Mengingat, kasus ini telah berkembang sejak tahun 2006.

Baca juga : Soal Permasalahan Selat Hormuz, DPR Ingatkan Pemerintah Tak Terlena

Gus Falah juga menilai, seharusnya Badan Pertanahan Nasional (BPN) hadir dalam RDP tersebut. Sebab, untuk menentukan siapa yang benar bisa diketahui dari warkah atau kumpulan berkas fisik dan yuridis yang menjadi dasar hukum penerbitan sertifikat tanah oleh BPN.

Peran BPN dan Pentingnya Transparansi Warkah Tanah Lontar

“Dari situ bisa diketahui, berapa lama penguasaan tanah tersebut? Oleh ahli waris atau perusahaan?,” ujar Gus Falah.

Komisi III akan mengawal setiap ada perselisihan terkait tanah, terutama yang menimpa rakyat kecil,” tegas Gus Falah.

Untuk diketahui, kasus ini berkembang setelah para ahli waris almarhumah Satoewi menggugat lahan yang sebelumnya sudah dikuasai oleh pihak terlapor. Pihak terlapor sendiri mengaku memperoleh tanah itu melalui mekanisme tukar guling dengan Pemerintah Kota Surabaya.

Redaksi Energi Juang News

Harga Emas Hari Ini Naik: Antam Tembus Rp 2,94 Juta

Harga Emas Hari Ini Naik: Antam Tembus Rp 2,94 Juta

Energi Juang News, Jakarta- Aktivitas jual beli logam mulia terlihat di Butik Emas Antam, Tanjung Barat, Jakarta, 12 Januari 2026. Tempo/Martin Yogi Pardamean.

Harga Emas Kompak Naik di Awal April

Kenaikan terjadi pada produk emas keluaran UBS, Antam, dan Galeri24 pada perdagangan pagi ini. Data dari situs Sahabat Pegadaian mencatat, harga emas Antam kini berada di level Rp 2.941.000 per gram.

Sementara itu, emas UBS dan Galeri24 juga mengalami kenaikan. Masing-masing dibanderol Rp 2.857.000 dan Rp 2.844.000 per gram.

“Adapun harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian pada Selasa pagi (31 Maret 2026) yakni masing-masing Rp 2.846.000, Rp 2.937.000, dan Rp 2.833.000 per gram,” seperti dikutip dari Antara, Rabu, 1 April 2026. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.

Pilihan Ukuran Emas di Pegadaian

Pegadaian menyediakan beragam pilihan ukuran emas untuk ketiga produk tersebut. Galeri24 dijual mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram. Sementara Antam di Sahabat Pegadaian ditampilkan dari 0,5 gram hingga 100 gram.

Baca juga : Bareskrim Sita Emas 6 Kg dan Rp 1,4 Miliar

Untuk pembaruan harga resmi Antam, investor bisa memantau laman Logam Mulia yang biasanya diperbarui setelah pukul 08.30 WIB.

Rincian Harga Emas Galeri24

Berikut daftar harga emas Galeri24:

  • 0,5 gram: Rp 1.492.000
  • 1 gram: Rp 2.844.000
  • 2 gram: Rp 5.619.000
  • 5 gram: Rp 13.943.000
  • 10 gram: Rp 27.811.000
  • 25 gram: Rp 69.152.000
  • 50 gram: Rp 138.195.000
  • 100 gram: Rp 276.254.000
  • 250 gram: Rp 688.939.000
  • 500 gram: Rp 1.377.877.000
  • 1.000 gram: Rp 2.755.754.000

Rincian Harga Emas Antam

Berikut daftar harga emas Antam:

  • 0,5 gram: Rp 1.523.000
  • 1 gram: Rp 2.941.000
  • 2 gram: Rp 5.818.000
  • 3 gram: Rp 8.701.000
  • 5 gram: Rp 14.467.000
  • 10 gram: Rp 28.876.000
  • 25 gram: Rp 72.059.000
  • 50 gram: Rp 144.035.000
  • 100 gram: Rp 287.989.000

Rincian Harga Emas UBS

Berikut daftar harga emas UBS:

  • 0,5 gram: Rp 1.544.000
  • 1 gram: Rp 2.857.000
  • 2 gram: Rp 5.670.000
  • 5 gram: Rp 14.010.000
  • 10 gram: Rp 27.873.000
  • 25 gram: Rp 69.546.000
  • 50 gram: Rp 138.806.000
  • 100 gram: Rp 277.502.000
  • 250 gram: Rp 693.550.000
  • 500 gram: Rp 1.385.471.000

Pergerakan Harga Masih Dinamis

Harga emas cenderung berubah mengikuti kondisi pasar global dan nilai tukar. Investor disarankan memantau pergerakan secara berkala sebelum mengambil keputusan.

Redaksi Energi Juang News

Ikon Abadi yang Mengubah Wajah Musik Modern

Fender Guitar_Telecaster
Fender Guitar_Telecaster

Energi Juang News,Jakarta- Perjalanan musik modern tidak bisa dilepaskan dari inovasi teknologi instrumen. Dari era musik akustik hingga elektrifikasi suara, perubahan ini tidak hanya memengaruhi cara musik dimainkan, tetapi juga bagaimana ia dirasakan. Salah satu tonggak penting dalam sejarah tersebut adalah lahirnya gitar listrik solid-body yang mampu menghadirkan karakter suara baru yang lebih kuat, stabil, dan ekspresif.

Dalam lanskap tersebut, muncul sebuah instrumen yang kemudian menjadi simbol revolusi musikal lintas genre dan generasi.

Pada tahun 1950, dunia musik menyaksikan kelahiran sebuah inovasi yang mengubah segalanya: Fender Telecaster. Diciptakan oleh Leo Fender dan timnya di Fender Electric Instrument Company, gitar ini menjadi salah satu gitar listrik solid-body pertama yang diproduksi secara massal.

Berbeda dari gitar hollow-body yang dominan saat itu, Telecaster hadir dengan desain sederhana namun revolusioner. Body solid-nya tidak hanya meningkatkan daya tahan, tetapi juga mengurangi feedback yang sering menjadi masalah pada gitar sebelumnya. Dipadukan dengan pickup single-coil, Telecaster menghasilkan suara yang tajam, jernih, dan sangat responsif.

Inovasi ini membuka jalan bagi eksplorasi musikal yang lebih luas—dari studio rekaman hingga panggung konser.

Salah satu ciri khas utama dari Fender Telecaster adalah karakter suaranya yang sering disebut “twangy.” Nada ini memiliki kualitas tajam namun hangat, menjadikannya sangat fleksibel untuk berbagai gaya musik.

Menurut gitaris Andy Febriansyah, Telecaster memang memiliki jangkauan tone yang lebih sederhana dibanding Stratocaster, namun justru di situlah kekuatannya. Dengan konfigurasi pickup yang lebih minimal, Telecaster mampu menghadirkan karakter suara yang langsung, jujur, dan penuh identitas.

Gitar ini sangat cocok untuk genre seperti:

  • Country (dengan petikan bersih dan ritmis)
  • Rock klasik (riff tajam dan punchy)
  • Blues (ekspresif dan emosional)

Karakter suara ini menjadikan Telecaster bukan sekadar alat musik, melainkan “suara” itu sendiri dalam banyak karya legendaris.

Popularitas Fender Telecaster tidak lepas dari para musisi besar yang menggunakannya. Beberapa nama ikonik yang menjadikan Telecaster sebagai bagian dari identitas musikal mereka antara lain:

  • Keith Richards dari The Rolling Stones
  • Bruce Springsteen
  • Jimmy Page

Keith Richards, misalnya, dikenal dengan gaya rhythm guitar yang kuat dan groove yang khas—semuanya diperkuat oleh suara Telecaster. Sementara itu, Bruce Springsteen menggunakan gitar ini sebagai simbol kejujuran musikal dalam lagu-lagunya yang penuh emosi. Jimmy Page bahkan menggunakan Telecaster dalam masa awal Led Zeppelin, menciptakan warna suara unik sebelum beralih ke gitar lain.

Keberagaman gaya ini menunjukkan satu hal penting: Telecaster adalah instrumen yang mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitasnya.

Seiring berjalannya waktu, Fender terus mengembangkan berbagai varian Telecaster, seperti:

  • Telecaster Custom
  • Telecaster Thinline
  • Telecaster Deluxe

Setiap model membawa inovasi tersendiri—mulai dari perubahan pickup hingga desain body semi-hollow. Namun, yang menarik adalah bagaimana Fender tetap mempertahankan DNA utama Telecaster: kesederhanaan desain dan karakter suara yang khas.

Ini adalah contoh sempurna bagaimana sebuah produk dapat berevolusi tanpa kehilangan esensinya—sesuatu yang jarang terjadi dalam industri musik yang terus berubah.

Perbandingan antara Telecaster dan Stratocaster sering menjadi perdebatan di kalangan gitaris. Stratocaster dikenal dengan fleksibilitasnya berkat konfigurasi lima posisi pickup, sementara Telecaster lebih minimalis.

Namun, di balik perbedaan teknis tersebut, terdapat perbedaan filosofi:

  • Telecaster: Fokus pada karakter, kesederhanaan, dan kejujuran suara
  • Stratocaster: Fokus pada fleksibilitas, variasi tone, dan eksplorasi

Bagi banyak musisi, memilih Telecaster bukan soal keterbatasan, melainkan keputusan artistik—memilih suara yang “apa adanya” namun penuh karakter.

Lebih dari sekadar alat, Fender Telecaster telah menjadi simbol kebebasan dalam bermusik. Ia mewakili semangat DIY (do-it-yourself), eksplorasi tanpa batas, dan keberanian untuk tampil berbeda.

Dalam konteks budaya populer, Telecaster juga sering diasosiasikan dengan kejujuran dan autentisitas—nilai yang semakin penting di era digital saat ini, di mana musik sering kali diproduksi secara instan dan massal.

Lebih dari setengah abad sejak kemunculannya, Fender Telecaster tetap relevan. Ia bukan hanya bertahan, tetapi terus menginspirasi generasi baru musisi di seluruh dunia.

Dari panggung kecil hingga stadion besar, dari studio analog hingga digital, suara Telecaster tetap menjadi bagian dari narasi besar musik modern. Ia adalah bukti bahwa desain sederhana, jika dilakukan dengan visi yang tepat, dapat menciptakan dampak yang luar biasa.

Dalam dunia yang terus berubah, Fender Telecaster adalah pengingat bahwa esensi musik sejati terletak pada ekspresi—dan kadang, yang paling sederhana justru yang paling abadi.

Redaksi Energi Juang News

Jakarta Siaga Demo Serentak, Waspada Macet

Jakarta Siaga Demo Serentak, Waspada Macet

Energi Juang News, Jakarta- Aktivitas di pusat ibu kota diperkirakan padat pada Rabu (1/4/2026). Sejumlah aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung bersamaan di beberapa titik strategis sejak pagi hari.

Tiga Titik Demo Digelar Bersamaan

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengungkapkan, tiga kelompok massa akan menggelar aksi pada pukul 10.00 WIB di wilayah Jakarta Pusat.

Demonstrasi pertama berlangsung di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir.
“Pagi ada unjuk rasa dari aktivis Merah Putih,” ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Aksi kedua digelar di depan Gedung DPR/MPR, Senayan oleh massa dari Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN).

Sementara itu, demonstrasi ketiga berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kemayoran. Aksi ini diinisiasi oleh serikat pekerja PT Dua Kuda Indonesia.

Ratusan Personel Disiagakan

Untuk mengamankan jalannya aksi, aparat kepolisian menurunkan 562 personel. Mereka disebar di seluruh titik demonstrasi guna memastikan situasi tetap kondusif.

Selain pengamanan, polisi juga menyiapkan skema pengaturan lalu lintas. Rekayasa jalan akan diterapkan secara fleksibel, menyesuaikan kondisi di lapangan dan jumlah massa yang hadir.

Warga Diminta Hindari Lokasi

Polisi mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi aksi. Warga disarankan memilih jalur alternatif selama demonstrasi berlangsung.

“Untuk warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung,” katanya.

Redaksi Energi Juang News

Penyebar Brosur ‘Jasa Oral Seks’ Punya Perilaku Seks Menyimpang

Energi Juang News, Jakarta—Motif oknum guru madrasah tsanawiah (MTs) di Depok, Jawa Barat (Jabar) yang viral karena menyebarkan brosur ‘jasa oral seks’ di Tangerang Selatan, Banten, diungkap Polisi. Polisi pun menyebut pelaku memiliki penyimpangan sosial.

“Terduga pelaku diketahui memiliki perilaku seksual menyimpang yaitu suka sesama jenis (laki-laki),” kata Kapolsek Pamulang AKP Galih Febri Saputra dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, pelaku sudah dipecat dari sekolah sejak tanggal 27 Maret 2026. Galih mengatakan, pelaku sempat dibawa ke rumah warga untuk dimintai keterangan dan dimediasi hingga membuat video rekaman perjanjian agar tidak melakukan aksi serupa.

“Menghimbau kepada masyarakat yg merasa menjadi korban agar segera melaporkan,” ujarnya.

Pihak madrasah tsanawiah (MTs) di Depok, Jawa Barat (Jabar) juga sudah angkat bicara usai tenaga pengacajarnya, IK, viral karena menyebarkan brosur ‘jasa oral seks’ di Tangerang Selatan, Banten. Ternyata pelaku IK itu diduga mengidap HIV sejak 2014.

“Sesuai pengakuan IK dengan Pak Jarkasih, bahwa benar jika yang bersangkutan terjangkit HIV dari tahun 2014,” ujar Kepala MTs di Depok, Eka Fajriawati, lewat pesan singkat, Selasa (31/3).

Eka memastikan tidak ada guru ataupun murid yang menjadi korban IK. Termasuk yang berhubungan dengan IK.

“Tidak ada (guru dan murid yang jadi korban IK), dan menurut pengakuan yang bersangkutan juga tidak pendekatan sama sekali dengan murid di sekolah,” sambungnya.

Redaksi Energi Juang News

Sesama Kuwu ‘Piknik’ Komplit, Berakhir dengan Pelaporan Polisi dari Pasangan

Energi Juang News, Cirebon- Peni, 32, kelakuannya seperti Ken Dedes dalam sejarah Singosari, tega khianati suami untuk kencan dengan lelaki lain yang sama-sama kuwu juga. Kelakuan edan memang,tapi Paino, 40, kan bukan Tunggul Ametung akuwu di Tumapel; sehingga ketika tahu perselingkuhan istri langsung bertindak. Sepulang kencan  di Pangandaran, dua kuwu itu dilaporkan ke Polres Cirebon.
    
Dalam sejarah Singasari di abad 12, Ken Dedes istri Akuwu Tunggul Ametung dari Tumapel punya PIL Ken Arok prajurit muda nan perkasa. Maklumlah Tunggul Ametung sudah tua, tidak lagi rosa-rosa macam Mbah Marijan. Ketika suami tak bisa memberikan nafkah batin secara normal, Ken Dedes pun berpaling pada anak muda Ken Arok. Biar Ken Arok tersebut preman di jamannya, tapi kan perkasa sehingga “aset”-nya yang bercahaya itu dengan ikhlas diberikan padanya.
    
Nah, lain Singosari lain Cirebon. Di kota udang ini, ada dua orang kuwu yang terlibat asmara. Satu Peni dari Kecamatan Palimanan dan cowoknya Kebot, 37, kuwu dari Kecamatan Lemah Abang. Mereka sebetulnya di rumah sudah punya pasangan masing-masing. Tapi karena PIL atau WIL itu penuh sensasi, keduanya dengan sadar melakukannya. Tentu saja tanpa setahu dan izin pasangan masing-masing. Yang penting sama-sama asyiknya, Bro!

Sebagaimana lazimnya punya WIL maupun PIL, targetnya pastilah ngamar, menikmati barang baru, yang sebetulnya rasanya sama saja. Entah sudah berapa kali mereka kencan, suami kuwu Paino lama-lama curiga juga, sehingga minta tolong pada tetangga agar mobil istrinya dipasangi GPS. Pamitnya sih ada rapat para kuwu di luar kota, tapi Paino sama sekali tidak percaya.

Dan ternyata benar, mobil kuwu Peni berada di daerah wisata Pangandaran, Ciamis. Waduhhhhh…… 2 hari dua malam di lokasi piknik, pastilah asyik banget buat Peni – Kebot, tapi nyesek banget buat Paino. Selama 2 hari istri lepas dari pengawasannya, benar-benar suaminya stress dibuatnya. Pasti di Pangandaran istrinya ludes diobok-obok kuwu lain.

Mungkin sudah tak ada sisa lagi buat Paino untuk dinikmati, hambar semua dan menyedihkan lagi organ dalam Peni bau rokok.

Bu Wiji istri Kebot memang bukan Akuwu Tunggul Ametung yang sama sekali tak tahu perselingkuhan Ken Dedes dengan Ken Arok. Karenanya dia tenang saja di istana Tumapel. Sedangkan Paino yang selalu memantau gerakan istrinya lewat GPS, baru tenang ketika mobil istrinya 2 hari berikutnya telah bergerak kembali ke Cirebon.

Tapi Bu Wiji yang mempunyai antena radar canggih merek US, sudah menyiapkan tindakan hukum untuk kuwu Lemah Abang tersebut. Maka begitu tiba di kantor kuwu, istri dan kuwu Kebot dilaporkan ke Polres Cirebon. Bila ditemukan bukti-bukti perzinaan, kuwu Lemah Abang ini bisa kena pasal perzinaan dan  masuk penjara 9 bulan.

Kalau kuwu Peni sampai mengandung, 9 bulan kemudian juga punya anak. Lhaah dalaaah…

Redaksi Energi Juang News

Sah, Pemerintah Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Jumat

Energi Juang News, Jakarta—Kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat, telah resmi ditetapkan Pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut akan mulai berlaku mulai 1 April 2026 dan akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan.

“Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat yang diatur melalui surat edaran (SE) dari MenpanRB dan SE Mendagri,” kata Airlangga dalam konferensi pers yang digelar secara virtual di Jakarta, Selasa.

WFH Jumat Resmi Berlaku untuk ASN, Swasta Diimbau Menyesuaikan

Selain ASN, pemerintah juga memberikan imbauan WFH bagi sektor swasta. Pengaturannya akan dituangkan melalui SE Menteri Ketenagakerjaan dengan tetap mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing sektor usaha.

Meski demikian, Airlangga merinci terdapat sejumlah sektor yang dikecualikan dari kebijakan WFH ini. Sektor tersebut meliputi sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, dan kebersihan, serta sektor strategis seperti industri, energi, air, bahan pokok, makanan dan minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan.

Baca juga : WFH 1 Hari Sepekan Diumumkan Hari Ini

Di bidang pendidikan, kegiatan belajar-mengajar untuk jenjang dasar hingga menengah tetap dilakukan secara tatap muka lima hari dalam seminggu tanpa pembatasan kegiatan. Sementara untuk jenjang pendidikan tinggi, khususnya semester empat ke atas, pelaksanaannya bakal menyesuaikan kebijakan kementerian terkait.

“Sektor pendidikan tetap melakukan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka, yaitu luring secara normal di seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Lima hari dalam seminggu, dan tidak ada pembatasan untuk kegiatan ajang olah raga terkait dengan prestasi maupun ekstrakulikuler lainnya. Sementara untuk pendidikan tinggi, semester empat ke atas, menyesuaikan dengan surat edaran dari Mendiktisaintek,” ujarnya.

Sektor yang Dikecualikan dari WFH dan Pengaturan di Bidang Pendidikan

Lebih lanjut, dalam rangka efisiensi mobilitas, pemerintah membatasi penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen, kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik. Selain itu, perjalanan dinas dalam negeri ditekan hingga 50 persen dan perjalanan luar negeri hingga 70 persen.

Khusus untuk (pemerintah) daerah, ini ada imbauan untuk penambahan jumlah hari, waktu, dan cakupan daripada ruas jalan dalam car free day, sesuai dengan karakter masing-masing daerah, dan ini akan diatur oleh SE dari Menteri Dalam Negeri,” jelas Menko.

Adapun Airlangga menyebut kebijakan WFH ini berpotensi menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi bahan bakar minyak (BBM). Sementara, total potensi penghematan dari konsumsi BBM masyarakat diperkirakan bisa mencapai Rp59 triliun.

Redaksi Energi Juang News