Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaPendidikanTes Kemampuan Akademik Gantikan Ujian Nasional Mulai 2025

Tes Kemampuan Akademik Gantikan Ujian Nasional Mulai 2025

Energi Juang News, Jakarta— Pendidikan Indonesia bersiap memasuki babak baru. Mulai November 2025 dan Februari 2026, Tes Kemampuan Akademik (TKA) resmi akan menggantikan Ujian Nasional (UN) yang selama ini menjadi momok sekaligus penentu kelulusan siswa.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan bahwa perubahan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari transformasi sistem pendidikan nasional menuju lebih humanis dan adaptif.

TKA untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilaksanakan lebih dahulu pada November 2025, sedangkan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru akan digelar pada Februari 2026.

Hasil TKA akan menjadi bekal penting bagi siswa yang ingin menempuh jalur prestasi di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), memberi peluang lebih luas kepada mereka yang siap bersaing dengan nilai akademik individual.

Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Toni Toharudin memaparkan bahwa mata pelajaran yang diujikan dalam TKA telah dipilih dengan cermat. Untuk jenjang SD dan SMP, siswa akan menghadapi dua mata pelajaran wajib yakni Bahasa Indonesia dan Matematika, serta dua mata pelajaran pilihan sesuai minat dan bakat masing-masing.

Sedangkan untuk jenjang SMA, siswa harus mengikuti asesmen pada lima mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, serta dua mata pelajaran pilihan lainnya. Skema ini dirancang untuk tidak hanya menguji hafalan semata, melainkan juga mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan bahwa keikutsertaan dalam TKA bersifat sukarela, bukan kewajiban. Ini menjadi perbedaan mendasar dibandingkan UN di masa lalu yang sering kali menimbulkan tekanan besar hingga memicu stres di kalangan siswa.

Baca juga :  Puan Maharani Soroti Kisruh Pendaftaran Siswa Baru

“Jika ada siswa yang merasa tidak siap atau takut stres, mereka tidak perlu mengikuti TKA,” ujarnya. Dengan kata lain, TKA disediakan sebagai kesempatan bagi siswa yang ingin mempersiapkan diri lebih baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi melalui jalur prestasi.

Mu’ti menambahkan bahwa lahirnya TKA juga menjawab kebutuhan baru dalam dunia pendidikan global. Banyak perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, kini meminta nilai akademik individual sebagai syarat seleksi.

Oleh sebab itu, TKA diharapkan menjadi jembatan bagi siswa Indonesia untuk dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional. Nilai TKA nantinya akan menjadi salah satu indikator penting dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) serta jalur prestasi dalam SPMB untuk masuk ke SMP atau SMA pilihan.

Dengan pengganti UN ini, sistem pendidikan nasional diharapkan tidak lagi terfokus pada nilai rata-rata semata, melainkan benar-benar menghargai capaian individu. Tes Kemampuan Akademik membawa harapan baru: mendorong siswa untuk belajar dengan kesadaran, bukan sekadar mengejar kelulusan.

Transformasi ini membuka jalan bagi generasi muda Indonesia untuk tumbuh sebagai individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat secara mental dan siap berkompetisi di tingkat global.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments