Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaHiburanJames Gunn Kritik Disney, Menyebut Marvel Studios Terancam Gagal

James Gunn Kritik Disney, Menyebut Marvel Studios Terancam Gagal

Energi Juang News, Jakarta– Sutradara ternama James Gunn secara terbuka mengkritik Disney, perusahaan tempat ia pernah berkarya. Gunn menilai Disney berpotensi menghancurkan Marvel Studios akibat strategi bisnis yang dinilainya keliru.

Dalam wawancaranya dengan Rolling Stone, James Gunn, yang kini memimpin DC Studios, mengungkapkan bahwa kesalahan besar di industri perfilman adalah memproduksi film tanpa naskah yang matang.

“Menurut saya, penyebab utama industri film saat ini terpuruk bukan karena penonton kehilangan minat menonton film di bioskop,” ujar Gunn.
“Bukan juga karena tayangan di rumah semakin berkualitas. Masalah utamanya adalah banyak film dibuat tanpa naskah yang benar-benar selesai.”

Sejak bergabung dengan DC Studios, Gunn menegaskan bahwa ia tidak akan pernah memproduksi film superhero tanpa skenario yang sudah matang dan siap pakai. Bahkan, ia mengaku pernah menghentikan proyek yang sudah mendapatkan persetujuan karena naskahnya tidak memenuhi standar kualitas.

“Film itu sudah disetujui dan siap diproduksi, tetapi saya tidak mau melanjutkan kalau skenarionya belum maksimal,” jelasnya.
“Beruntung naskah Supergirl, Lanterns, dan Clayface yang kami miliki sejauh ini sudah sangat kuat dan siap dikembangkan.”

James Gunn merasa beruntung di DC Studios karena Warner Bros. tidak membebankan target produksi film atau serial setiap tahun. Hal ini berbeda dengan pengalaman Gunn di Marvel Studios di bawah naungan Disney.

Gunn, yang pernah mengarahkan tiga film Guardians of the Galaxy dan sebuah film spesial Natal, menilai keputusan Disney untuk mempercepat produksi konten Marvel, khususnya sejak kehadiran Disney+, justru memperburuk kualitas film Marvel.

“Saya rasa itu keputusan yang keliru. Mandat seperti itu bisa menghancurkan mereka,” tegas Gunn.

CEO Disney Bob Iger pun sempat mengakui kesalahan serupa di kesempatan berbeda. Gunn menilai bahwa langkah Disney memaksa Marvel memproduksi banyak konten dalam waktu singkat adalah strategi yang tidak sehat bagi pengembangan cerita.

Baca juga :  Spotify Jadikan BABYMONSTER Sebagai Artis RADAR KOREA

“Kami di DC Studios tidak punya target jumlah proyek yang harus dirilis setiap tahun. Kami hanya akan memproduksi karya yang menurut kami layak dan berkualitas. Tidak ada proyek yang akan dijalankan sebelum saya benar-benar puas dengan naskahnya,” tutup Gunn.

Dengan pengalamannya, James Gunn ingin memastikan bahwa setiap film superhero yang diproduksi di bawah pengawasannya lahir dari proses kreatif yang matang, bukan sekadar memenuhi target pasar.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments