Energi Juang News, Jakarta – Kini, masyarakat Gresik semakin mudah menyampaikan aspirasi dan keluhannya kepada pemerintah daerah setempat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memperkenalkan layanan pengaduan berbasis aplikasi WhatsApp bernama “Lapor Gresik Urus Segera” atau dikenal dengan Lapor GUS.
Menurut Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gresik, Johar Gunawan, layanan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Gresik dalam menghadirkan pemerintah yang terbuka dan sigap merespons kebutuhan warga. Dengan adanya layanan ini, masyarakat diharapkan lebih aktif melaporkan keluhan maupun aspirasi melalui media yang paling mudah digunakan sehari-hari, yakni WhatsApp.
Layanan Lapor GUS bisa diakses warga melalui nomor WhatsApp 0812132254001. Melalui nomor ini, berbagai permasalahan seperti pelayanan publik, infrastruktur, kesehatan, hingga keluhan sektor lainnya dapat langsung disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, yang akrab disapa Gus Yani, menjelaskan bahwa Lapor GUS adalah wujud nyata dari prinsip keterbukaan informasi dan partisipasi publik dalam pembangunan daerah.
“Kami berusaha menghilangkan hambatan komunikasi antara warga dan pemerintah. Melalui Lapor GUS, keluhan dan masukan masyarakat akan langsung ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” kata Gus Yani.
Selain itu, Gus Yani juga menegaskan pentingnya layanan ini sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan warga. Sistem layanan ini dirancang terintegrasi dengan seluruh dinas di Kabupaten Gresik, memastikan setiap laporan segera diproses dengan cepat dan akurat.
Peluncuran Lapor GUS juga sejalan dengan semangat Nawakarsa, yaitu konsep tata kelola pemerintah yang transparan, adaptif, dan responsif. Dengan layanan ini, pemerintah berharap masyarakat memandang pengaduan sebagai alat positif dalam memperbaiki layanan publik.
Gus Yani mengajak seluruh warga Gresik untuk memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal sekaligus menjaga etika dalam berkomunikasi, menciptakan budaya gotong royong secara digital dalam membangun Kabupaten Gresik yang lebih baik.
Redaksi Energi Juang News



