Energi Juang News, Jakarta – Masalah ketertiban parkir di sekitar kawasan wisata religi Makam Sunan Giri mendapat sorotan tajam dari DPRD Kabupaten Gresik. Kondisi parkir yang tidak teratur di sekitar lokasi tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan masyarakat dan sering menyebabkan kemacetan lalu lintas yang cukup serius.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdul Hamdi, mengatakan bahwa persoalan utama di lokasi tersebut adalah kendaraan-kendaraan seperti mobil pribadi, minibus, hingga elf yang kerap diparkir sembarangan di sisi jalan sempit. Menurutnya, kebiasaan parkir tidak tertib ini menyebabkan arus lalu lintas terhambat dan merugikan warga sekitar serta peziarah yang datang ke makam.
Hamdi secara khusus meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik segera mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah tersebut. Ia menegaskan sudah berulang kali menyampaikan hal ini kepada Dishub agar segera melakukan penertiban, namun hasilnya belum optimal.
“Kita butuh tindakan nyata, Dishub harus tegas menangani parkir liar ini. Kalau tidak bisa menangani, sampaikan saja dengan jelas. Warga dan peziarah butuh kenyamanan dan kelancaran saat datang ke Makam Sunan Giri,” ujar Hamdi dengan nada kecewa, Senin (21/7/2025).
Ia juga menyoroti legalitas para petugas parkir di kawasan tersebut. Hamdi mempertanyakan apakah para petugas yang bertugas benar-benar resmi atau merupakan oknum yang mengambil keuntungan pribadi secara ilegal. Menurutnya, pengelolaan parkir yang tidak jelas akan terus memicu masalah.
Padahal, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Gresik sudah menyediakan lahan parkir resmi di Jalan Mayjen Sungkono. Namun, sebagian pengunjung masih saja lebih memilih parkir di jalan dekat makam dengan alasan jarak yang lebih dekat.
“Ini bukan hanya soal lokasi, tetapi juga soal kedisiplinan pengunjung dan ketegasan penegakan aturan oleh Dishub. Kenyamanan publik jangan sampai dikorbankan karena ketidaktegasan petugas,” tegas Hamdi.
Hamdi berharap Dishub Kabupaten Gresik segera menunjukkan langkah nyata agar parkir liar di kawasan wisata religi Makam Sunan Giri bisa segera ditertibkan dan tak lagi menjadi keluhan publik.
Redaksi Energi Juang News



