Energi Juang News, Jakarta — Dalam rangka memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekaligus mendukung proses pembelajaran berbasis praktik, mahasiswa Politeknik Semen Indonesia (Politeknik SI) terlibat langsung dalam kegiatan perbaikan lantai halte Bus Trans Jatim yang berada di wilayah Gresik.
Aksi ini merupakan bagian dari agenda rutin pengabdian masyarakat yang dijalankan kampus vokasi tersebut. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kenyamanan serta keamanan masyarakat, khususnya pengguna transportasi umum yang kerap memanfaatkan halte tersebut setiap hari.
Direktur Politeknik Semen Indonesia, Erlina Diamastuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya kuat di sisi akademik, tapi juga memiliki jiwa sosial dan bisa berkontribusi langsung dalam menyelesaikan persoalan nyata di lapangan,” jelas Erlina.
Baca Juga : Kecelakaan Renggut 7 Nyawa di Gresik, Apa Penyebabnya?
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan pendekatan project-based learning yang diterapkan oleh kampus, dimana mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga menerapkannya langsung di dunia nyata.
Proses perbaikan dilakukan secara bertahap, dimulai dari survei lapangan, analisis teknis, penentuan tindakan, pelaksanaan perbaikan, hingga tahap akhir berupa pelaporan.
Mahasiswa dari program studi Teknik Jalan dan Jembatan turut ambil bagian dalam proyek ini, didampingi oleh dosen dan tenaga ahli berpengalaman di bidang konstruksi.
Respon masyarakat pun sangat positif. Salah satu pengguna halte, Budi Santoso, mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan ini.
“Sebelumnya lantai halte ini cukup membahayakan, apalagi kalau hujan bisa sangat licin. Sekarang sudah jauh lebih nyaman dan aman,” ujar Budi.
Melalui sinergi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat, Politeknik Semen Indonesia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai lokasi lainnya untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar.
Redaksi Energi Juang News



