Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaInternasionalRibuan Tahanan Palestina Dibebaskan Israel

Ribuan Tahanan Palestina Dibebaskan Israel

Energi Juang News, Gaza City– Suasana haru bercampur sorak-sorai mewarnai Jalur Gaza dan Tepi Barat pada Senin (13/10). Ribuan tahanan Palestina akhirnya dibebaskan Israel, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas.

Israel mengumumkan telah membebaskan 1.968 tahanan Palestina, setelah Hamas menyerahkan 20 sandera hidup kepada Tel Aviv melalui Palang Merah Internasional (ICRC). Kesepakatan ini berlaku sejak Jumat (10/10).

Dua Gelombang Pembebasan

Menurut laporan Reuters dan BBC, pembebasan dilakukan dalam dua gelombang:

Kelompok pertama: 250 tahanan keamanan Palestina dibebaskan dari Penjara Ofer, dekat Ramallah, Tepi Barat. Sebagian besar dari mereka sebelumnya divonis seumur hidup atas serangan terhadap warga Israel. Dari jumlah ini, 154 orang langsung dideportasi ke Mesir, sedangkan 88 orang lainnya dipulangkan ke Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Kelompok kedua: 1.718 warga Gaza dibebaskan dari Penjara Ketziot, Israel selatan. Mereka mayoritas ditahan sebagai kombatan ilegal selama perang Gaza pasca serangan 7 Oktober 2023. Di antara mereka terdapat perempuan dan anak-anak.

Sambutan Keluarga dan Warga

Bus-bus yang mengangkut para tahanan langsung disambut keluarga dan kerabat di Gaza serta Tepi Barat. Tangisan bahagia pecah ketika para tahanan turun dan dipeluk orang-orang tercinta.

Di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, ribuan warga berkumpul sejak pagi sambil melambaikan bendera Palestina dan membawa foto keluarga yang ditahan.

“Ini kebahagiaan sekaligus perasaan campur aduk. Kami senang mereka pulang, tapi hati masih diselimuti kegelisahan atas situasi Gaza,” kata Um Ahmed, seorang warga Gaza.

Sementara itu, Samer Halabeya, dokter asal Ramallah yang ikut dibebaskan, mengungkapkan bahwa ia baru tahu kepastian pembebasan setelah perjanjian resmi diumumkan. “Kami berharap semua tahanan dibebaskan,” ujarnya kepada Reuters.

Baca juga :  Kim Yo Jong Tegaskan Korea Utara Tak Akan Perbaiki Hubungan dengan Korsel

Latar Kesepakatan

Pembebasan massal ini dilakukan tak lama setelah Hamas menyerahkan 20 sandera kepada Israel. Gencatan senjata yang dimediasi internasional membuka jalan bagi kesepakatan tukar-menukar tahanan, meskipun sejumlah pihak masih menilai langkah Israel bersifat selektif dan politis.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments