Energi Juang News, Jakarta- Seorang mantan menteri menyatakan siap jika dirinya diberikan tugas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban jabatan tertentu.
Dia adalah Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. Hal tersebut disampaikan Jonan usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/11/2025).
“Ya kalau sebagai warga negara, kalau diminta untuk bekerja untuk negara ya mestinya siap. Kalau mampu, kalau mampu, kalau saya mampu siap itu aja. Tapi tadi nggak tahu tergantung yang ngasih tugas,” ucap Jonan.
Namun, Jonan menegaskan hingga kini dirinya belum menerima tawaran apapun untuk bergabung di dalam pemerintahan Prabowo Subianto.
Jonan menuturkan, yang dilakukannya dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo selama 2 jam adalah sebatas memberikan pandangan sebagai rakyat. Berdiskusi soal program-program pemerintahan Prabowo-Gibran yang bersifat kerakyatan.
Menurut Jonan, tidak ada pembahasan perihal Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang kini menjadi polemik dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo. Jonan juga mengaku tidak diminta memberikan masukan atau menyampaikan pendapat soal Whoosh meski dirinya pernah menjabat sebagai Menhub di era Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo.
“Nggak ada (tawaran). Kita diskusi aja, sharing pandangan saya sebagai rakyat,” kata Jonan.
Redaksi Energi Juang News



