Selasa, Maret 17, 2026
spot_img
BerandaInternasionalTrump Hina Somalia, Warga Mogadishu Terbelah antara Marah dan Pasrah

Trump Hina Somalia, Warga Mogadishu Terbelah antara Marah dan Pasrah

Energi Juang News, Mogadishu– Warga Somalia bereaksi dengan perpaduan kemarahan dan kepasrahan atas omelan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menghina negara mereka.

Dalam rapat kabinet di Gedung Putih pada Rabu (3/12) waktu setempat, Trump menuding migran Somalia tidak tahu berterima kasih dan menyebut mereka tidak diinginkan baik di Amerika Serikat maupun di Somalia.

Trump menggambarkan Somalia sebagai negara yang rusak dan penuh kekerasan, dengan warga yang menurutnya hanya saling membunuh dan membuat negara itu “buruk”.​

Dilaporkan AFP, Kamis (4/12/2025), pemerintah Somalia memilih bungkam, diduga karena khawatir merusak hubungan dengan Amerika Serikat yang selama ini menjadi pemasok utama bantuan pertahanan dan kemanusiaan.​

Sebaliknya, warga di Mogadishu justru mengecam keras komentar tersebut, seperti pedagang Daud Bare yang menilai ucapan Trump kali ini sudah melewati batas dan mendesak pemerintah Somalia berhenti diam.​

Mahasiswi 23 tahun, Sumaya Hassan Ali, menyebut komentar Trump “kasar” dan mengingatkan bahwa setiap negara, termasuk Amerika Serikat, punya masalah kekerasan dan pembunuhan.​

Sejumlah akademisi, seperti dosen Mahdi Ibrahim, memahami kehati-hatian Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud karena khawatir Trump akan menarik dukungan Amerika Serikat jika tersinggung.​

Aktivis LSM lokal Nuradin Abdi menilai sikap Trump memang kasar, tetapi juga menyoroti kenyataan bahwa Somalia masih bergulat dengan perang, korupsi, dan jutaan warganya yang menjadi pengungsi di berbagai negara.​

Nuradin menegaskan, jika Somalia ingin mengubah citra negatif di mata dunia, maka pembenahan negara dan sistem pemerintahan harus menjadi prioritas.​

Trump sendiri punya rekam jejak panjang merendahkan minoritas, termasuk pernah menyebarkan teori konspirasi palsu soal asal-usul kelahiran mantan Presiden Barack Obama, dan kini menyebut imigran Somalia hingga Ilhan Omar sebagai “sampah” yang sebaiknya kembali ke negara asal mereka.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments