Energi Juang News, Halmahera- Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, menggelegar dua kali pada Selasa (13/1/2026). Cuaca buruk sembunyikan pilar abu dari pandangan pengamat. Petugas catat getaran kuat via alat seismograf.
Detail Erupsi Pertama
Erupsi pertama terjadi pukul 12.37 WIT. Seismograf tangkap amplitudo maksimum 15 mm selama 45 detik. Cuaca kabut halangi pengamatan tinggi abu.
Letusan Kedua Lebih Dahsyat
Letusan kedua pukul 17.08 WIT atau 15.08 WIB. Getaran capai amplitudo 28 mm, durasi 43 detik. “Tinggi kolom abu tidak teramati,” ujar M. Saum Amin dari Pos Pengamatan Gunung Api Ibu dalam laporan resmi untuk Badan Geologi.
Peringatan untuk Warga
Gunung Ibu bertahan di status Level II atau Waspada. Warga dan wisatawan hindari radius 2 km dari kawah, plus perluasan 3,5 km ke utara. Kepala Badan Geologi Lana Saria sarankan pakai masker saat hujan abu. “Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut, dan mata,” ucap Lana.
Baca juga : Gunung Semeru Muntahkan Abu Setinggi 1 Km, Tiga Kali Erupsi Hari Ini
Fakta Gunung Ibu
Gunung setinggi 1.325 mdpl ini bagian busur vulkanik Halmahera. Lempeng Laut Maluku picu aktivitasnya. Kawah lebar 1 km, dalam 400 meter.
Redaksi Energi Juang News



