Energi Juang News, Washington DC- Kementerian Luar Negeri Saudi keluarkan pernyataan resmi. Mereka puji klasifikasi AS terhadap cabang Ikhwanul Muslimin di Mesir, Yordania, dan Lebanon.
“Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi menyambut baik klasifikasi oleh Amerika Serikat terhadap cabang-cabang Ikhwanul Muslimin di Mesir, Yordania, dan Lebanon sebagai kelompok teroris,” kata kementerian itu, dilansir Al Arabiya, Kamis (15/1/2026).
Saudi tegaskan kecaman terhadap ekstremisme. Mereka dukung upaya bangun stabilitas global.
Keputusan Trump Resmi
Presiden Donald Trump umumkan penetapan pada Selasa (13/1/2026). Departemen Keuangan dan Luar Negeri AS jatuhkan sanksi.
Kelompok ini picu risiko bagi AS. Mereka ancam stabilitas kawasan.
Menlu Marco Rubio tegas. “Penetapan ini mencerminkan tindakan awal dari upaya berkelanjutan untuk menggagalkan kekerasan dan destabilisasi yang dilakukan oleh cabang-cabang Ikhwanul Muslimin di mana pun itu terjadi,” katanya.
“Amerika Serikat akan menggunakan semua alat yang tersedia untuk merampas sumber daya dari cabang-cabang Ikhwanul Muslimin ini untuk terlibat dalam atau mendukung terorisme,” tegasnya.
Respons Mesir Positif
Mesir puji langkah AS sebagai “langkah penting. Kementerian Luar Negeri Mesir soroti bahaya ideologi ekstremis. Ikhwanul Muslimin lahir di Mesir tahun 1928. Organisasi ini larang sejak 2013.
Redaksi Energi Juang News



