Energi Juang News, Jakarta-Pemerintah tak mengintervensi kinerja KPK terkait OTT terhadap dua kepala daerah pada Senin (19/1). Hal itu pun diapresiasi eks Menkopolhukam, Mahfud MD.
Seperti diketahui, Bupati Pati, Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi yang terkena OTT berasal dari Partai Gerindra dan sang Ketua Umumnya adalah Presiden Prabowo Subianto.
Apresiasi tersebut disampaikan melalui YouTube Mahfud MD Official, yang dikutip pada Kamis (22/1/2026).
Terkait penetapan tersangka dua kepala daerah itu, Mahfud MD menghargai sikap pemerintah.
Mahfud MD Puji Sikap Presiden Prabowo dan Respons Partai Gerindra atas OTT KPK
Kendati sebelumnya pemerintah sudah diberitahu oleh KPK terkait rencana OTT ini.
Mahfud MD menyebut, sebenarnya mudah bagi Prabowo jika ingin melindungi kadernya.
Namun, Prabowo memilih tidak melakukan hal tersebut.
“Kalau mau dilindungi kan gampang aja presiden, halangi gitu. Tapi oleh Presiden biarin aja dan bagi saya itu akan lebih bagus bagi Gerindra,” katanya.
Lebih lanjut, Mahfud MD memuji Prabowo lantaran tidak marah karena dua kadernya kena OTT KPK.
Baca juga : Laras Faizati Berterima Kasih pada Mahfud MD: Bebaskan Semua Aktivis!
“Presiden juga tidak marah-marah ada bupatinya ditangkap dan dalam situasi begini sulit membayangkan kalau misalnya KPK itu betul-betul diam-diam, sulit, pasti dia sudah memberi isyarat-isyarat, tapi dibiarkan saja, kalau salah ambil (tangkap) aja,” paparnya.
“Saya saya berharap presiden juga akan terus seperti ini, biarin, meskipun anak buah saya ya nggak ada urusan, ambil aja kalau korupsi,” tegas Mahfud.
Sebagai informasi, Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra segera memutuskan nasib Sudewo, apakah dipecat atau tidak.
Hal itu disampaikan Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Terkait penangkapan ini, Dasco menyebut partainya mendukung proses hukum yang menjerat Bupati Sudewo.
Redaksi Energi Juang News



