Minggu, Maret 15, 2026
spot_img
BerandaHukumBNPT Bongkar 230 Pendana Teroris, Dana Capai Rp5 Miliar

BNPT Bongkar 230 Pendana Teroris, Dana Capai Rp5 Miliar

Energi Juang News, Jakarta— Dalam tiga tahun terakhir, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan operasi besar terhadap pendanaan teroris di Indonesia. Lembaga ini menindak ratusan individu yang aktif mendanai dan terlibat dalam jaringan teror.

BNPT Tangkap Ratusan Pendana Teroris

Direktur Penindakan BNPT Brigjen Mochamad Rosidi mengungkapkan sebanyak 230 orang ditangkap karena menyalurkan dana pada kelompok teroris. Selain itu, 362 orang lain telah disidangkan karena keterlibatan mereka, mayoritas terafiliasi dengan ISIS.
“Ada 230 orang yang ditangkap karena memberikan bantuan pendanaan bagi kelompok-kelompok teroris. Di luar itu ada sebanyak 362 orang yang disidangkan terkait giat terorisme dan mayoritas terafiliasi dengan kelompok ISIS,” ujar Rosidi dilansir Antara, Jumat (13/2/2026).

Upaya Pencegahan dan Keterlibatan Wanita

BNPT juga berhasil menggagalkan 27 rencana serangan teroris sepanjang 2023–2025. Dari catatan lembaga itu, ada 11 wanita yang turut terlibat dalam aksi terorisme di Indonesia.
Perempuan disebut berperan sebagai admin grup media sosial, pembuat konten propaganda, penggalang dana, serta penghubung komunikasi di antara anggota jaringan ekstremis.

Ancaman dari Dunia Digital

Rosidi menambahkan, penyalahgunaan ruang digital oleh pelaku teror terus berkembang pesat.
“Pendanaan terorisme juga bersifat adaptif menyesuaikan perkembangan zaman dengan 16 kasus pendanaan melalui berbagai metode pengumpulan dana yang bisa mencapai Rp 5 miliar,” katanya.

Dalam periode yang sama, BNPT mencatat 137 pelaku aktif menggunakan ruang digital untuk aktivitas teror, 32 di antaranya terpapar secara daring, dan 17 lainnya terlibat tanpa koneksi langsung ke jaringan.

Pemerintah Ingatkan Ancaman Masih Ada

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ulta Levenia mengingatkan bahwa ketiadaan serangan bukan berarti ancaman telah hilang.
“Statistik nol serangan jangan sampai terlena, jika publik terlena oleh angka nol justru di situ lah ancaman sedang dibangun,” jelas Ulta.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments