Energi Juang News, Lamongan- Anggota MPR RI Nasyirul Falah Amru atau yang akrab disapa Gus Falah menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Senin (16/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gus Falah menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Imlek 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dalam kebhinekaan yang berlandaskan Pancasila.
Dalam pemaparannya, Gus Falah menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan—yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah kemajemukan suku, agama, ras, dan budaya.
“Imlek bukan hanya perayaan bagi saudara-saudara kita keturunan Tionghoa, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. Momentum Tahun Baru Imlek 2026 harus kita maknai sebagai penguat persatuan dalam keberagaman, sesuai nilai-nilai Pancasila,” ujar Gus Falah di hadapan peserta sosialisasi.
Ia menekankan bahwa semangat gotong royong, toleransi, dan saling menghormati merupakan implementasi nyata sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebhinekaan bukanlah potensi perpecahan, melainkan kekuatan bangsa yang harus dirawat bersama.
Gus Falah juga mengingatkan pentingnya generasi muda memahami serta menginternalisasi nilai-nilai Empat Pilar agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Indonesia berdiri di atas keberagaman. Karena itu, setiap momentum kebudayaan dan keagamaan, termasuk Imlek, harus menjadi ruang mempererat silaturahmi dan memperkokoh komitmen kebangsaan,” tegasnya.
Gus Falah berharap, melalui penguatan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan, masyarakat Lamongan dapat terus menjadi contoh praktik toleransi dan persatuan di tengah keberagaman Indonesia.
Redaksi Energi Juang News



