Rabu, Mei 13, 2026
spot_img
BerandaHukumTumpukan Uang Rp 10,2 Triliun Dipamerkan di Kejagung

Tumpukan Uang Rp 10,2 Triliun Dipamerkan di Kejagung

Energi Juang News, Jakarta- Jakarta kembali menjadi sorotan setelah tumpukan uang sitaan dalam jumlah besar dipajang di kompleks Kejaksaan Agung RI, Rabu (13/5/2026). Uang bernilai belasan triliun rupiah itu akan diserahkan ke kas negara dalam agenda yang turut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Agenda berlangsung di kawasan Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, dengan pengamanan ketat dari aparat.

Satgas PKH Serahkan Denda Administratif

Berdasarkan informasi yang ditampilkan di layar lokasi acara, total uang hasil denda administratif mencapai Rp 10,2 triliun. Dana itu berasal dari penanganan perkara kawasan hutan.

Selain nominal uang, layar juga menampilkan capaian penguasaan kembali lahan kawasan hutan seluas 2,3 juta hektare.

Menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto, panitia terlihat melakukan gladi bersih. Personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) juga tampak berjaga di dalam maupun sekitar area acara.

Uang Disusun Menyerupai Piramida

Tumpukan uang Rp 10,2 triliun itu ditempatkan di sisi kanan dan kiri panggung utama. Seluruh uang terlihat dalam pecahan Rp 100 ribu.

Susunannya dibuat menyerupai piramida dengan tinggi sekitar tiga meter. Beberapa petugas tampak berjaga di sekitar lokasi penyimpanan uang tersebut selama acara berlangsung.

Redaksi Energi Juang News

Baca juga :  Nadiem Makarim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Chromebook, Kejagung Lakukan Penahanan
Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments