Energi Juang, Jakarta- Pengasuh Pondok Pesantren Soko Tunggal KH Nuril Arifin menyatakan Ramadhan hendaknya bukan hanya sekedar diisi oleh ibadah puasa saja.
Ulama yang akrab disapa Gus Nuril itu menegaskan, Ramadan seharusnya dikaitkan dengan kesejatian diri.
Hal itu dijelaskan Gus Nuril dalam program Energi Iman bertajuk ‘Sedekah Tidak Mengurangi Harta’ di kanal YouTube Energi Juang News, baru-baru ini.
“Allah memberikan keleluasaan-keleluasaan pada manusia di bulan suci ini. Bayangkan, bila kita beramal, Allah memberikan pahala 700 kali lipat,” ungkap Gus Nuril.
Tokoh Nahdlatul Ulama itu melanjutkan, salah satu manifestasi ketakwaan adalah ketika kita membelanjakan harta untuk bersedekah pada kaum yang membutuhkan, seperti fakir miskin dan anak-anak yatim piatu.
Beliau juga menekankan pentingnya kita turut membantu pembangunan masjid.
Selain itu, dia pun mengingatkan umat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk ikut menyukseskan program makan bergizi gratis yang sedang diupayakan pemerintah.
“Kenapa di bulan puasa ini kita tidak membantu program pemerintah yang bagus ini, sehingga tidak muncul keresahan karena kekurangan. Sebab di beberapa daerah, anak-anak harus menunggu beberapa jam untuk bisa memperoleh makanan, ini berbahaya karena bisa menimbulkan gas lambung,” ungkap Gus Nuril.
Gus Nuril juga menjelaskan, bersedekah itu bisa menghilangkan ‘bala’. Bila kita sakit atau sedang mengalami kegalauan hidup, Allah akan menghapus sakit dan galau itu bila kita bersedekah.
“Bersedekah juga bisa menjadi tiket kita ke surga. Jadi jangan merasa kehilangan harta ketika bersedekah, karena sedekah itu harta kita sesungguhnya,” ujar Beliau.
Redaksi Energi Juang News



