Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaHiburanBidaah: Serial Kontroversial yang Dikecam di Malaysia, Namun Disambut Hangat oleh Penonton...

Bidaah: Serial Kontroversial yang Dikecam di Malaysia, Namun Disambut Hangat oleh Penonton Indonesia

Energi Juang News, Jakarta— Serial drama Bidaah telah menciptakan fenomena unik di dunia hiburan Asia Tenggara. Meskipun menuai kontroversi dan kecaman di Malaysia, serial ini justru mendapatkan sambutan hangat dan antusiasme luar biasa dari penonton Indonesia.

Erma Fatima, penulis scenario Bidaah, mengungkapkan keterkejutannya terhadap perbedaan respons antara kedua negara. Di Malaysia tidak se-viral Indonesia.

Dari segi bagaimana orang Indonesia mencintai Walid itu. Mereka tidak bisa terima Walid. Dan mereka juga tidak membuat parodi-parodi seperti itu. Di Malaysia lebih terkenal dengan permasalahan menjatuhkan ulama kontroversinya,” jelas Erma saat ditemui di kawasan Senayan City, Jakarta Pusat.

Ia menambahkan, “Dia lebih viral karena dianggap sebuah sinetron yang menjatuhkan ulama. Jadi dia tidak mengangkat karakternya Walid seperti itu. Berarti mereka penerimaannya tidak se-flexible Indonesia.”

Erma mengaku heran dengan sambutan positif dari penonton Indonesia. “Ya, benar. Apabila saya melihat keadaan fenomena di Indonesia ini, saya agak syok ya.

Jadi ternyata… Jadi ternyata meskipun kita serumpun ya, namun kita mempunyai persepsi yang berbeda. Malahan kesukaan parodi-parodi yang dibuat oleh anak-anak di Indonesia ini yang sebenarnya salah satu faktor yang menyebabkan serial itu makin boom,” ungkap wanita berusia 57 tahun tersebut.

Sejak penayangannya, Bidaah mencatatkan rekor luar biasa. Menurut laporan Viu Malaysia, serial ini telah ditonton lebih dari 2,5 miliar kali per 6 April 2025.

Angka tersebut melonjak drastis hanya dalam tiga hari setelah tiga episode terakhirnya dirilis pada 5 April. Drama ini pun menduduki peringkat pertama di Viu Malaysia dan Indonesia.

Erma menekankan bahwa Bidaah bukan sekadar drama viral, melainkan karya dengan cerita kuat yang bertujuan menyadarkan masyarakat. “Saya ingin melakukan sesuatu yang dapat menyentuh hati penonton dan memberikan pesan yang mendalam,” tuturnya.

Baca juga :  Mutia Ayu: Ingin Bawakan Lagu Glenn, Ada Perizinan Yang Harus Dipenuhi

Fenomena Bidaah menunjukkan bagaimana perbedaan budaya dan persepsi dapat memengaruhi penerimaan sebuah karya seni. Meskipun menuai kontroversi di negara asalnya, serial ini berhasil menemukan tempat istimewa di hati penonton Indonesia.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments