Minggu, April 19, 2026
spot_img
BerandaDaerahKare Ayam Kampung Legendaris H Kayun Lamongan, Eksis Sejak 1985

Kare Ayam Kampung Legendaris H Kayun Lamongan, Eksis Sejak 1985

Energi Juang News, Jakarta – Kare ayam kampung H Kayun di Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, menjadi salah satu kuliner legendaris yang bertahan sejak tahun 1985. Rasa khas dan penggunaan ayam kampung muda membuat warung ini tetap diminati hingga kini.

Di tengah banyaknya usaha kuliner modern, warung kare ayam kampung H Kayun tetap bertahan dan digemari sejak didirikan pada 1985. Berlokasi di Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, H Kayun tetap setia mempertahankan cita rasa khas yang menjadi daya tarik utama bagi para pelanggannya.

“Dulu harganya hanya lima ribu per porsi,” kenang H Kayun. Kini, sepiring nasi lengkap dengan semangkuk kare ayam berisi empat potong ayam kampung dihargai Rp 60 ribu.

Rahasia kelezatan hidangan ini terletak pada pemilihan bahan utama dan cara memasaknya yang konsisten sejak awal. H Kayun hanya menggunakan ayam kampung muda, terutama ayam jago muda dan ayam betina yang belum bertelur, agar daging tetap empuk dan gurih.

“Biasanya direbus selama satu jam, karena ayamnya masih muda,” jelasnya.

Untuk menjamin kualitas santan, ia menggunakan tiga setengah butir kelapa muda dalam setiap masakan. Hal ini menjadikan kuah kare ayamnya terasa kental, gurih, dan tidak mudah eneg.

Dalam sehari, H Kayun bisa memotong hingga 15 ekor ayam kampung untuk memenuhi permintaan pelanggan yang terus berdatangan. Tak hanya warga sekitar, pelanggannya datang dari luar kota seperti Jombang, Mojokerto, dan Surabaya.

Menariknya, kisah keberhasilan warung ini berawal dari warung pecel yang dikelola bersama sang istri. Namun karena para pembeli lebih menyukai masakan kare ayam sang istri, mereka pun memfokuskan usaha pada menu tersebut.

“Salah satu pelanggan kami dulu adalah almarhum H Fadeli, mantan Bupati Lamongan,” ungkapnya bangga.

Baca juga :  KA Malioboro Ekspres Hantam 7 Motor, 4 Nyawa Melayang

Meski telah berjualan selama puluhan tahun, H Kayun tetap mempertahankan resep asli dan tidak tergoda mengikuti tren kuliner instan. Keberlanjutan warung ini bukan hanya tentang cita rasa, tapi juga tentang dedikasi dan cinta terhadap tradisi kuliner lokal.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments