Senin, April 20, 2026
spot_img
BerandaDaerah210 Rumah di Gresik Terendam Banjir Bengawan Solo

210 Rumah di Gresik Terendam Banjir Bengawan Solo

Energi Juang News, Jakarta – Banjir Bengawan Solo Gresik kembali terjadi, menyebabkan lebih dari 200 rumah warga di kawasan utara Gresik terendam air setinggi satu meter. Peristiwa ini menjadi luapan keempat dalam tahun 2025, memicu kekhawatiran akan lemahnya infrastruktur tanggul sungai.

Bencana banjir Bengawan Solo Gresik kembali melanda wilayah utara Kabupaten Gresik pada Selasa, 20 Mei 2025. Akibat luapan sungai, tercatat sebanyak 210 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai 70 cm hingga 1 meter.

Tiga kecamatan yang mengalami dampak paling parah adalah Bungah, Dukun, dan Manyar. Di Desa Bungah, banjir merendam lima dusun, menjadikannya lokasi terdampak terparah tahun ini.

Selain pemukiman, bencana banjir juga menghantam sektor pertanian dan fasilitas umum. Tercatat lebih dari 100 hektare sawah, dua masjid, dan satu gedung PAUD ikut terendam.

Baca Juga : Banjir Genangi Driyorejo Gresik, Drainase Buruk Disorot

Salah satu warga Desa Bungah, Ismail, mengaku bahwa ini adalah kali keempat wilayahnya kebanjiran sepanjang tahun 2025. Ia menyampaikan harapannya agar pemerintah segera memperkuat struktur tanggul sungai yang kerap jebol.

“Kami sudah capek kebanjiran terus. Kalau tanggulnya kuat, air nggak mungkin meluap sampai ke kampung,” ujarnya dengan nada pasrah.

Meski situasi genting, semangat warga tak padam. Beberapa anak terlihat bermain di genangan air dengan batang pisang sebagai pelampung, menciptakan pemandangan kontras antara krisis dan keceriaan masa kecil.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Gresik, FX Driatmiko Herlambang atau Miko, membenarkan laporan banjir tersebut. Ia mengatakan bahwa tim BPBD telah disiagakan untuk pemantauan dan evakuasi.

“Kami terus memantau wilayah terdampak banjir Bengawan Solo. Saat ini tercatat 210 rumah warga, 100 hektare lahan, dan fasilitas umum tergenang,” jelasnya.

Baca juga :  Breaking News : Tragedi Syukuran Pernikahan Anak Dedi Mulyadi di Garut, Tiga Warga Meninggal

Warga berharap adanya solusi konkret dan jangka panjang dari pemerintah daerah agar bencana ini tidak terus berulang dari tahun ke tahun.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments