Energi Juang News, Jakarta – Warga dikejutkan dengan penemuan sumur bau solar Lamongan di Dusun Katar, Desa Ngimbang, Kecamatan Ngimbang. Bau menyengat menyerupai solar muncul saat pengeboran sumur air dilakukan di lahan milik warga. Peristiwa ini memicu spekulasi adanya kandungan gas alam di bawah tanah.
Suasana Dusun Katar, Desa Ngimbang, mendadak heboh setelah sebuah sumur bau solar Lamongan menjadi sorotan. Aroma mencurigakan mirip bahan bakar solar tercium kuat saat pengeboran dilakukan pada Senin sore, 19 Mei 2025.
Pengeboran tersebut berlangsung di tanah milik M. Eko (46), dibantu tiga pekerja bernama Jumani (45), Sukadi (38), dan Yusron (18). Mereka awalnya hanya ingin mencari sumber air bersih. Namun, kejutan tak terduga muncul saat dari dalam sumur menguar bau menyengat menyerupai solar.
Baca Juga : Gudang Solar Ilegal Dekat Balai Desa Pongangan Digerebek
Kapolsek Ngimbang, IPTU I Wayan Sumantra, mengonfirmasi kejadian tersebut.
“Pekerjaan dihentikan karena munculnya aroma kuat seperti solar. Warga melapor ke kami dan lokasi pengeboran langsung kami beri garis polisi sebagai tindakan awal,” jelasnya pada Rabu (21/5).
Selain bau yang tak lazim, para pekerja juga melaporkan munculnya gelembung dari dasar sumur, menambah dugaan bahwa ada aktivitas gas bawah tanah yang aktif.
Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah benar terdapat kandungan gas bumi di lokasi tersebut. Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari dinas teknis atau ahli geologi yang berwenang.
Peristiwa ini sontak membuat warga penasaran dan ramai berdiskusi mengenai potensi keberadaan gas alam di wilayah mereka. Beberapa berharap jika benar terdapat gas, maka dapat dimanfaatkan secara legal untuk kepentingan desa.
Redaksi Energi Juang News



