Sabtu, April 18, 2026
spot_img
BerandaDaerahPKW Tenun Ikat Parengan Dorong Lahirnya Wirausaha Muda di Lamongan

PKW Tenun Ikat Parengan Dorong Lahirnya Wirausaha Muda di Lamongan

Energi Juang News, Lamongan – Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) kembali digelar di Kabupaten Lamongan dengan menjadikan tenun ikat Parengan sebagai fokus utama pelatihan. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Ketua Dekranasda Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, pada Senin (7/10) di Pendapa Lokatantra. Turut hadir Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Metty Herindra, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pengrajin muda daerah.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menegaskan bahwa Lamongan memiliki potensi besar dalam sektor kerajinan dan ekonomi kreatif. Menurutnya, program PKW sangat sejalan dengan misi pembangunan daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif melalui optimalisasi sektor unggulan. “Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif sekaligus membuka peluang usaha baru bagi generasi muda,” ujarnya.

Pelaksanaan PKW berlangsung selama tiga bulan, di mana peserta akan dibekali keterampilan menenun dan membatik. Tidak hanya fokus pada pembuatan produk, program ini juga memberikan pengetahuan tentang strategi pemasaran dan manajemen usaha sehingga para pengrajin baru dapat mandiri serta siap bersaing di pasar.

Bupati Yes juga menyebutkan sejumlah program unggulan yang mendukung ekosistem kewirausahaan di Lamongan, seperti Entrepreneur Success, Megpreneur, dan Yakin Semua Sejahtera. Inisiatif tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi lokal agar lebih berkelanjutan. Tercatat pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan mencapai angka positif 4,31 persen, yang menjadi sinyal baik bagi pelaku usaha kreatif.

Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Metty Herindra, menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan minat para pengrajin muda setelah mengikuti pelatihan. “PKW ini sangat baik untuk meningkatkan kompetensi dan harus dipertahankan agar generasi muda terus tertarik melanjutkan keterampilan yang sudah diperoleh,” katanya di hadapan peserta yang datang dari Lamongan, Bojonegoro, hingga Jepara.

Baca juga :  Ormas Rusak Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi

Program kolaborasi antara Dekranas dan Kemendikbudristek ini tidak hanya fokus pada penguasaan teknik seni kriya, tetapi juga memberikan arahan pemasaran dan pengelolaan usaha agar produk lokal memiliki daya saing tinggi.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments