Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
BerandaInternasionalKorban Banjir Thailand Bertambah 33, Evakuasi Massal Masih Berlangsung

Korban Banjir Thailand Bertambah 33, Evakuasi Massal Masih Berlangsung

Energi Juang News, Thailand– Korban meninggal dunia akibat banjir besar yang melanda wilayah selatan Thailand terus bertambah. Jumlah korban telah mencapai 33 orang pada Rabu (26/11/2025).

Pemerintah setempat melaporkan, korban jiwa berasal dari tujuh provinsi. Penyebab kematian di antaranya terseret banjir bandang, tersengat listrik, serta tenggelam. Sebanyak 33 orang tewas di tujuh provinsi, dengan penyebab seperti banjir bandang, sengatan listrik, dan tenggelam,” ujar juru bicara pemerintah, Siripong Angkasakulkiat, kepada wartawan, mengutip AFP, Rabu (26/11/2025).

Ia menambahkan, tinggi air di wilayah selatan diperkirakan segera surut dalam waktu dekat. Namun, evakuasi warga masih dilakukan secara besar-besaran di beberapa area.

Sehari sebelumnya, pemerintah telah menetapkan status darurat di provinsi Songkhla, Selasa (25/11/2025). Hujan deras sejak akhir pekan menyebabkan pusat wisata Hat Yai serta sejumlah wilayah lain tergenang.

Sejak Kamis pekan lalu, lebih dari 1.200 warga Songkhla dievakuasi dari rumah mereka akibat banjir. Tim penyelamat dikerahkan mempergunakan perahu, jet ski, hingga truk militer guna mengevakuasi warga terdampak, terutama di Hat Yai.

Untuk membawa anak-anak ke tempat aman, beberapa warga bahkan memanfaatkan kolam renang tiup. “Saya terjebak di rumah selama empat hari,” ungkap seorang ibu dengan bayinya, mengenakan jas hujan di bawah payung, kepada TV lokal TNN, Senin (24/11/2025).

Ia memilih meninggalkan rumah karena khawatir hujan akan memperparah situasi, apalagi ia harus menggendong bayi. Dirinya, sang anak, dan ibunya yang sakit, dievakuasi dengan perahu oleh tim penyelamat.

Thailand kerap mengalami hujan deras setiap tahun, terutama bulan Juni hingga September. Namun, para pakar menegaskan bahwa perubahan iklim telah memperburuk cuaca ekstrem sehingga kondisi banjir semakin sulit diprediksi.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments