Energi Juang News, Jakarta – KH. Wahid Nuruddin, dalam sebuah sesi diskusi di kanal YouTube Energi Juang News, menekankan bahwa bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk membangun karakter anak melalui puasa dan ibadah lainnya.
“Satu contoh lebih baik daripada 1000 perkataan,” ujar KH. Wahid Nuruddin, menekankan pentingnya teladan dari orang tua dalam membentuk karakter anak.
KH. Wahid Nuruddin kemudian menjelaskan bahwa anak adalah amanah. “Anak adalah titipan Allah, sehingga orang tua harus mendekatkan diri kepada Allah dan selalu berdoa untuk kebaikan anak-anak mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya pendidikan agama. “Jika orang tua tidak memberikan contoh yang baik, dekatkan anak-anak dengan lembaga pendidikan agama seperti sekolah madrasah, majelis taklim, atau pondok pesantren,” tegasnya.
“Guru harus memiliki hubungan yang dekat dengan murid seperti orang tua sendiri, mengontrol akhlak, sopan santun, dan adab,” tambahnya, menekankan peran penting guru dalam membangun karakter anak.
KH. Wahid Nuruddin juga mengingatkan tentang pentingnya pengawasan terhadap penggunaan media sosial. “Orang tua harus memberikan contoh yang baik dalam penggunaan medsos, karena anak adalah fotokopi dari orang tuanya,” katanya.
“Puasa adalah pendidikan tentang karakter jujur, disiplin, hidup sederhana, dan bertakwa,” pungkas KH. Wahid Nuruddin, menekankan bahwa Ramadhan adalah kawah candradimuka untuk membentuk karakter anak yang berkualitas.
Redaksi Energi Juang News



