Energi Juang News, Jakarta — Seorang pemuda berinisial CKT (25) asal Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik, menjadi korban penipuan bermodus asmara melalui aplikasi kencan Tinder. Niat hati mencari pasangan hidup, malah berujung kehilangan uang puluhan juta rupiah.
Perkenalan antara korban dan pelaku terjadi pada Oktober 2024 melalui aplikasi Tinder. Korban menjalin komunikasi intensif dengan Widya Rohma Surya Wardani (28) yang mengaku lajang dan bekerja sebagai perawat. Tak disangka, Widya ternyata telah menikah dengan Fiki Andi Wijaya (28) dan keduanya tinggal di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.
Dalam percakapan, Widya mengaku ayahnya, Suryanto, sedang dirawat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dan meminta bantuan dana. Korban yang sudah mulai menaruh hati, tergugah dan mentransfer uang secara bertahap. Total ada 12 kali transfer dengan nilai keseluruhan mencapai Rp47 juta.
Kecurigaan mulai muncul saat korban mencoba memverifikasi kondisi ayah pelaku ke rumah sakit, namun tidak menemukan pasien bernama Suryanto. Merasa ditipu, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cerme.
Kapolsek Cerme, Iptu Andik Asworo, mengungkapkan bahwa pihaknya segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku di rumah mereka pada Rabu (30/4).
“Keduanya mengakui telah menipu korban. Modusnya adalah berpura-pura sebagai perempuan lajang dan mengarang cerita orang tua sakit untuk menarik simpati,” jelas Iptu Andik.
Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa motif penipuan dilakukan karena alasan ekonomi. Pasangan ini menggunakan cerita fiktif untuk mendapatkan uang dari korban.
“Faktanya, Widya bukan perawat, telah menikah dan memiliki anak, serta ayahnya dalam kondisi sehat,” tambah Kapolsek.
Kasus ini kemudian diselesaikan melalui Restorative Justice (RJ) setelah pihak pelaku mengembalikan seluruh kerugian kepada korban dan kedua belah pihak sepakat berdamai.
Redaksi Energi Juang News



