Energi Juang News, Lamongan – Peristiwa tragis terjadi di Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Seorang pria lanjut usia bernama Sholihin (76) ditemukan tewas dengan luka bakar di tubuhnya setelah diduga berusaha memadamkan api yang membakar lahan tebu miliknya pada Selasa (14/10).
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Korban mengalami luka bakar cukup parah di sekujur tubuhnya dan meninggal dunia di lokasi,” ujarnya, Rabu (15/10).
Sebelum ditemukan tewas, Sholihin diketahui berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke lahan tebu miliknya. Namun hingga siang hari, ia tak kunjung pulang, membuat keluarganya khawatir. Khoiri (47), menantu korban, kemudian memutuskan mencari keberadaan Sholihin di area kebun.
Pencarian berakhir memilukan. Khoiri menemukan mertuanya dalam kondisi tengkurap di area lahan tebu yang masih terdapat sisa pembakaran. Dugaan sementara, korban berupaya memadamkan api yang membesar, namun kelelahan karena usia lanjut membuatnya terjatuh dan tak mampu menyelamatkan diri.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera membantu mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Mantup. Sayangnya, nyawa Sholihin sudah tidak tertolong ketika sampai di fasilitas kesehatan. “Korban diduga kelelahan saat berusaha memadamkan api dan akhirnya terjebak di lokasi yang masih terbakar,” tambah Ipda Hamzaid.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, terutama petani, agar lebih berhati-hati ketika melakukan atau berhadapan dengan pembakaran lahan. Selain membahayakan diri sendiri, api yang tidak terkontrol juga dapat meluas dan menimbulkan kebakaran besar di wilayah sekitar.
Pihak kepolisian mengimbau agar warga segera melapor kepada petugas pemadam kebakaran atau perangkat desa setempat jika terjadi insiden serupa, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan aman.
Redaksi Energi Juang News



