Energi Juang News, Jakarta – CCTV Kedungrukem Gresik kini menjadi andalan warga dalam meningkatkan keamanan lingkungan sekaligus memantau potensi bencana banjir yang kerap terjadi setiap tahun.
Pemerintah Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan keamanan dan memantau potensi banjir dengan memasang 12 kamera CCTV di berbagai titik strategis.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap aksi kriminalitas seperti pencurian, sekaligus untuk memperkuat sistem pemantauan bencana alam, terutama banjir tahunan akibat luapan Kali Lamong.
“Kami pasang 12 CCTV di seluruh akses keluar-masuk dusun di Desa Kedungrukem,” ujar Kepala Desa, Bayu Prahaja Hadinata.
Baca Juga : Banjir Genangi Driyorejo Gresik, Drainase Buruk Disorot
Menurutnya, dengan pemasangan ini, seluruh aktivitas masyarakat di empat dusun bisa dipantau secara real time dari kantor desa. Jika terjadi hal mencurigakan atau keadaan darurat seperti banjir, petugas desa dapat merespons dengan cepat.
“CCTV bukan hanya untuk keamanan, tapi juga alat bantu kami dalam pemantauan debit air dan kondisi jalan saat banjir,” tambahnya.
Diketahui, wilayah Gresik Selatan, khususnya Kedungrukem, menjadi langganan banjir akibat luapan Kali Lamong setiap musim hujan. Dengan sistem kamera pengawas ini, informasi kondisi lapangan bisa langsung dimonitor tanpa harus menunggu laporan warga.
Seluruh sistem kamera terhubung langsung ke monitor utama yang berada di kantor desa, sehingga tim perangkat desa dapat melakukan pengawasan 24 jam.
Redaksi Energi Juang News



