Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaHukumSoal Kematian Diplomat Kemlu, Mungkinkah Ada Penyelinap Ke Kosannya?

Soal Kematian Diplomat Kemlu, Mungkinkah Ada Penyelinap Ke Kosannya?

Energi Juang News, Jakarta-Kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) inisial ADP (39) di tempat kosnya masih menjadi misteri.

Info terbaru, polisi mengungkap tempat kos tersebut menggunakan sistem smart door lock.

Tempat kos ADP berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Polisi mengungkap kode smart lock door dari kosan ADP hanya diketahui oleh korban.

“Dari sampai dengan keterangan si pemilik kos itu ya hanya satu (kode smart door lock diketahui ADP seorang),” kata Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandi, Rabu (9/7/2025)

Jasad korban ditemukan pada Selasa (8/7). Saat ditemukan wajah korban telah terlilit dengan lakban.

Rezha mengungkap petugas sempat mencongkel jendela kos korban saat pertama kali melakukan evakuasi terhadap korban.

“Karena itu sudah sepengetahuan pemilik kos dan istri korban untuk mengetahui korban di dalam itu gimana keadaannya. Makanya meminta izin untuk dibuka paksa,” jelas Rezha.

Rezha menambahkan, sistem smart door lock yang ada di kos korban membuat kecil kemungkinan orang lain bisa leluasa menyelinap ke kamar kos diplomat muda Kemlu tersebut.

Kosan tersebut itu pakai akses masuk di pager. Jadi tidak sembarangan orang lain masuk,” kata Rezha.

Polisi saat ini juga telah mengamankan CCTV di lokasi. Petugas tengah merunutkan tiap peristiwa dari korban terakhir kali terlihat hidup hingga ditemukan meninggal dunia.

“Masih diperiksa CCTV dari dia pulang dari mana ke mananya segala macam itu masih dilakukan penyelidikan,” ujar Rezha.

Sebelumnya, polisi mengungkap aktivitas terakhir korban. Korban sempat menyapa penjaga kos pada malam sebelum tewas.

“Jadi malam hari itu dia sekitar pukul 22.00, jam sepuluhan mendekati 22.30 WIB. Dia nyapa (penjaga kos) ‘Ayo mas’, gitu aja,” kata Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi, Selasa (8/7).

Baca juga :  KPK Gali Peran Pendamping PKH dalam Kasus Korupsi Bansos Beras Kemensos: Enam Saksi Diinterogasi

Korban tampak mengambil pesanan makanan dari ojek online. Korban sempat makan di ruang makan kosan.

Selanjutnya, korban masuk ke dalam kamar dan tidak terpantau lagi dari CCTV. Komunikasi terakhir yang dilakukan korban ialah menghubungi istri pada jam 21.00 WIB.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments