Energi Juang News, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mempersiapkan rencana relokasi Pasar Ikan ke lokasi baru yang lebih strategis. Lokasi baru ini berada di kawasan Jalur Lingkar Utara (JLU) dengan luas lahan sekitar 2,7 hektare, tepatnya di Kelurahan Sikodumpul, Kecamatan Lamongan.
Upaya percepatan relokasi pasar ikan ini mendapat perhatian serius dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis dari Kementerian PU bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Kamis (24/7). Kunjungan ini bertujuan mengecek kesiapan serta kelayakan lahan untuk pembangunan pasar ikan yang baru.
Kepala Bappelitbangda Lamongan, Sujarwo, mengatakan bahwa pemerintah kabupaten telah mempersiapkan desain lengkap sarana dan prasarana pasar ikan termasuk fasilitas pendukung seperti cold storage yang akan membantu menjaga kestabilan harga ikan di pasaran.
“Kami sangat serius mewujudkan relokasi pasar ikan ke area JLU ini. Desain awal sudah selesai dibuat oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Lamongan. Harapan kami, rencana ini segera mendapatkan persetujuan dan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan,” jelas Sujarwo.
Namun demikian, Sujarwo juga menjelaskan bahwa meskipun lokasi baru telah disiapkan, proses realisasi relokasi masih memerlukan berbagai tahapan lanjutan. Di antaranya, dokumen kesesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), penyusunan Detail Engineering Design (DED), dan beberapa persyaratan administrasi lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Lamongan, Yuli Wahyuono, menyambut baik rencana relokasi ini. Menurutnya, pasar ikan di lokasi yang sekarang kurang memadai untuk aktivitas jual-beli ikan skala besar. Terlebih dengan adanya rencana pembangunan cold storage, maka akan semakin meningkatkan kualitas serta nilai jual hasil perikanan masyarakat Lamongan.
“Kami berharap relokasi ini bisa segera terealisasi karena memang kebutuhan pasar ikan yang lebih representatif sudah mendesak. Keberadaan fasilitas cold storage di lokasi baru akan sangat membantu para pembudidaya dalam menjaga kestabilan harga ikan,” ujar Yuli Wahyuono.
Redaksi Energi Juang News



