Energi Juang News, Jakarta – Kemacetan panjang di jalur nasional pantura Surabaya–Babat selama ini menjadi masalah besar bagi pengemudi truk, bus, maupun ekspedisi. Dua perlintasan kereta api di Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Panglima Sudirman kerap menahan arus kendaraan hingga puluhan menit setiap harinya, menyebabkan pemborosan bahan bakar dan waktu tempuh.
Pada momen arus mudik, arus balik Lebaran, atau awal pekan, antrean kendaraan dapat mengular sejauh 2–3 kilometer. Mesin kendaraan tetap menyala, bahan bakar terus berkurang, sementara perjalanan nyaris tidak bergerak. Kerugian yang dialami sopir bisa mencapai puluhan ribu rupiah per trip, dan secara kumulatif, sektor logistik dapat kehilangan puluhan juta rupiah per hari hanya dari biaya BBM dan bekal sopir, belum termasuk kerugian akibat keterlambatan pengiriman.
Kabar baiknya, permasalahan tersebut segera teratasi dengan diresmikannya Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan sepanjang 7,15 km senilai Rp 228,6 miliar pada 17 Agustus 2025. Jalur ini akan menghubungkan rute utama tanpa harus melewati perlintasan kereta, mempersingkat waktu tempuh, dan menghemat penggunaan bahan bakar. Simulasi menunjukkan JLU mampu memangkas waktu perjalanan 20–40 menit dan menghemat 1–2 liter BBM per kendaraan berat.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyatakan bahwa pembukaan JLU pada Hari Kemerdekaan merupakan hadiah nyata bagi masyarakat, khususnya pengemudi. Selain mengurangi kemacetan, keberadaan jalur ini diharapkan menurunkan biaya logistik dan memperlancar arus distribusi barang.
Selain manfaat langsung bagi sopir dan perusahaan transportasi, JLU juga akan mengurangi beban lalu lintas di pusat kota Lamongan, menekan polusi udara, mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan KA, serta membuka peluang investasi di sektor industri dan perdagangan di wilayah utara Lamongan.
17 Agustus 2025 mendatang akan menjadi momen ganda perayaan kemerdekaan: bagi bangsa Indonesia, dan bagi para pengemudi yang terbebas dari kemacetan yang selama ini merugikan waktu dan biaya mereka.
Redaksi Energi Juang News



